Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Begini Alasan Nabi Muhammad Selalu Memberi Kabar Gembira Jelang Ramadhan

MuhammadiyahLamongan.com – Nabi Muhammad selalu memberi kabar gembira kepada para sahabatnya jelang memasuki bulan suci ramadhan pada saat akhir bulan Sa’ban. Kegiatan itu selalu dilakukan oleh Rosulullah.

Ada lima alasan kenapa nabi Muhammad selalu memberi kabar gembira hal itu disampaikan Saad Ibrahim waktu mengisi Pengajian Jelang Ramadhan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah Made, Rabu, (24/5) malam. Bertempat di Halaman Masjid Nurul Qodar Perumnas Made Kota Lamongan.

Menurut, Saad Ibrahim alasan pertama karena di bulan suci ramadhan seorang muslim diperintahkan puasa satu bulan penuh. Pasalnya, selain bulan ramadhan umat islam tidak diperintah untuk menjalankan puasa satu bulan penuh.

“Alasan kedua, karena pada bulan ramadhan tepat dimana Al Qur’an itu diturunkan. Ia menjelaskan, karena untuk mengenang turunnya Al Qur’an sebagai pedoman umat muslim dan sebagai sumber kebenaran”, imbuhnya.

Lebih lanjut, Saad menjelaskan alasan ketiga do’a di bulan suci ramadhan itu mustajab. Ia mengungkapkan, do’a kita akan selalu dikabulkan saat di bulan ramadhan.

“Alasan keempat, setiap bulan ramadhan ada satu malam yang istimewah yaitu lailatul qadar. Dimana malam itu sama dengan malam seribu bulan. Pasalnya, umat nabi terdahulu diberi umurnya panjang sehingga amalanya lebih banyak. Sebaliknya umat Nabi Muhammad diberi umurnya pendek sehingga Allah memberi malam yang istimewah”, jelasnya.

Di pengujung pengajianya, “Alasan kelima, Puasa di bulan Ramadhan baru diperintahkan pada tahun ke-2 setelah Hijrah. Pada bulan Ramadhan tahun itu juga terjadi perang besar yang pertama di antara kaum Muslimin dan musyrikin Makkah, yaitu Perang Badr. Dengan kemenangan itu Islam bisa berkembang sampai sekarang”, pungkasnya. (red)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Andai Lomba Pidato, Wanita Inilah Pemenangnya

Next Post

Berdakwah Harus Mampu Membangun Sistem Masyarakat, Berbangsa dan Bernegara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share