muhammadiyahlamongan-Sebagai pemuda itu ideologinya kuat dan cenderung dinamika, sehingga perbedaan-perbedaan itu sudah wajar dan biasa karena segala sesuatunya dimusyawarahkan untuk mencari jalan keluar.
Demikian dikatakan Ketua Pimpinan Darah Muhammadiyah (PDM) Lamongan Shodikin saat memberi tausiah dalam Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) II PDPM Lamongan yang digelar di Gedung SMAM Sugio dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musyda) PDPM Lamongan ke 11, Jum’at (3/5) malam.
“Belajar saling menghargai adalah hal yang sangat penting, karena selama ini kita rukun-rukun saja. Segala sesuatunya dimusyawarahkan, tawakkal untuk melaksanakan keputusan, karena sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertawakkal” ungkapnya.
Di sisi lain, Ketua PDPM Lamongan, Sutono menegaskan seluruh perserta Musyda PDPM tahun ini merumuskan keputusan dengan cara yang baik.
“Mari kita laksanakan musyda ini dengan cara yang baik, Insyaallah hasilnya juga baik” tegas Sutono.
Sutono juga berharap Musyda yang digelar tersebut menghasilkan 3 kesuksesan, yaitu sukses pelaksanaan, sukses pendanaan dan sukses hasil.
Adapun keputusan dalam Rapimda II adalah pengesahan tata tertib musyda, pengesahan tata tertib pemilihan dan pengesahan calon formatur PDPM Lamongan periode 2018-2022.
Seperti ketahui semarak musyda PDPM ke 11 sudah dilaksanakan, mulai dari baksos dan pengobatan gratis, futsal antar PCPM, sembako murah, pembaretan KOKAM dan malam ini adalah Rapimda II. (Zood)