muhammadiyahlamongan-Sebanyak 85 Mahasiswa dan dosen STAIM Paciran melaksanakan kegiatan Studi Wisata dan studi kampus, tujuan pertama yaitu candi borobudor.

Salah satu destinasi studi wisata yang dituju adalah Candi Borobudur di Magelang. Tujuan studi wisata ke Candi Borobudur antara lain agar mahasiswa berkesempatan belajar budaya dan sejarah secara langsung.

“Di samping itu, mahasiswa bisa langsung bisa menerapkan percakapan menggunakan bahasa Inggris (English Conversation) dengan turis asing yang ditemuinya,” kata dosen STAIM, Maslahul Falah, yang ikut mendampingi kegiatan ini.

Baca Juga  DMC RS Muhammadiyah Lamongan Evakuasi Korban Perahu Tenggelam Di Sungai Bengawan Solo Perbatasan Tuban - Lamongan

“Alhamdulillah, our group has three chances to apply our English Conversation with three couples of abroad tourists,” ungkap Farihun Nurul Iman,

Mahasiswa STAIM paciran semester 1 menjelaskan dia sudah berkomunikasi dengan tiga pasang turis asing pada, Ahad (12/1) kemarin.

“The last couple is from Netherland. They are kinds and enjoy talk with us,” tambah Farihun panggilan akrabnya. Maksudnya, pasangan turis asing terakhir yang ia temui berasal dari Belanda. “Mereka baik dan senang berbicara dengan kami.” paparnya

Baca Juga  PDM Lamongan Bentuk Lembaga Bantuan Hukum LBHMu

Sementara salah seorang mahasisiwa STAIM Paciran, Dhimam Abror As Shidiqi merasa senang karena bisa belajar sejarah dan budaya Indonesia secara langsung di Candi Borobudur.
“Saya senang bisa belajar sejarah dan budaya secara di Candi Borobudur. Saya bisa menyaksikan monumen dan kompleks stupa terbesar di dunia yang menjadi salah satu bangunan dari 7 keajaiban dunia,” ungkap Mahasiswa STAIM paciran semester 1 tersebut. (Fathan Faris Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here