MuhammadiyahLamongan.com – Sebanyak 10 murid kelas V SD Muhammadiyah 1 Turi (SD Musari) mengikuti kunjungan pembelajaran di Laboratorium Biologi Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) melalui pengamatan langsung di lingkungan laboratorium.
Mengusung tema “Belajar Sains Bersama Prodi Biologi UMLA: Kunjungan dan Pembelajaran di Lab Biologi UMLA”, kegiatan yang berlangsung pukul 07.00–11.00 WIB tersebut memberikan kesempatan kepada murid untuk mengenal sains dan biologi secara lebih dekat.
Melalui kunjungan ini, murid tidak hanya belajar dari buku dan penjelasan di kelas, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung di lingkungan perguruan tinggi. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, keterampilan mengamati, serta ketertarikan terhadap ilmu pengetahuan sejak sekolah dasar.
Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Program Studi S-1 Biologi, Fakultas Sains, Teknologi, dan Pendidikan UMLA. Persetujuan kunjungan tersebut tertuang dalam surat tertanggal 6 Oktober 2026.
Kepala Program Studi S-1 Biologi UMLA, M. Ainul Mahbubillah, menyambut baik kunjungan murid SD Musari. Ia mengatakan, Program Studi Biologi terbuka untuk menjadi ruang pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak, khususnya dalam mengenalkan ilmu pengetahuan alam dan biologi.
Menurut dia, pembelajaran sains akan lebih menarik ketika murid mendapat kesempatan untuk mengamati objek dan mengenal proses ilmiah secara langsung.
Kunjungan ini sekaligus menunjukkan bahwa lingkungan perguruan tinggi dapat menjadi ruang belajar bagi masyarakat, termasuk anak-anak usia sekolah dasar. Laboratorium tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan akademik mahasiswa, tetapi juga dapat menjadi sarana pengenalan sains melalui kegiatan edukatif yang sesuai dengan usia peserta.
Ketua Himpunan Mahasiswa (HIMA) Biologi UMLA, Alifia Haya As Syifa, turut menyambut antusias kedatangan para murid. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi kesempatan positif bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan melalui kegiatan edukasi.
Bagi mahasiswa, kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga sarana belajar berkomunikasi dan mendampingi anak-anak. Mahasiswa berkesempatan mengenalkan konsep dasar ilmu pengetahuan alam dan biologi dengan cara yang menarik serta mudah dipahami.
Keterlibatan mahasiswa juga memperlihatkan bahwa proses pembelajaran dapat berlangsung secara kolaboratif. Selain memperoleh pengetahuan di bangku kuliah, mahasiswa dapat berbagi ilmu dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, terutama dalam bidang pendidikan.
Guru SD Muhammadiyah 1 Turi sekaligus alumni angkatan pertama UMLA, Moch. Muzaki, menyampaikan terima kasih kepada Program Studi Biologi dan HIMA Biologi UMLA atas sambutan serta fasilitas pembelajaran yang diberikan kepada para murid.
Menurut Muzaki, kunjungan tersebut menjadi pengalaman yang menarik bagi anak-anak. Mereka dapat belajar di luar kelas, mengenal lingkungan laboratorium, dan merasakan suasana pembelajaran yang berbeda dari kegiatan sehari-hari di sekolah.
“Ini menjadi pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi anak-anak. Mereka mendapatkan pengalaman berharga karena bisa belajar secara langsung melalui pengamatan, belajar di luar kelas, dan berinteraksi dengan kakak-kakak HIMA Biologi yang luar biasa,” ujarnya.
Muzaki berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kerja sama pendidikan yang berkelanjutan antara Program Studi Biologi UMLA dan SD Muhammadiyah 1 Turi.
Ia menilai, pembelajaran yang bermakna tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pengalaman nyata yang dapat menumbuhkan rasa ingin tahu, keberanian bertanya, dan semangat belajar murid.
Kunjungan ini menjadi contoh kolaborasi antara sekolah dasar dan perguruan tinggi dalam menghadirkan pembelajaran yang kontekstual. Melalui interaksi antara murid, dosen, dan mahasiswa, proses belajar diharapkan berlangsung lebih terbuka, interaktif, dan inspiratif.
Bagi SD Musari, kegiatan tersebut merupakan upaya memperkaya pengalaman belajar murid dengan menghubungkan teori dan praktik. Sementara itu, bagi Program Studi dan HIMA Biologi UMLA, kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan sains sekaligus berkontribusi dalam mendukung pendidikan sejak usia dini.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan yang membuka lebih banyak kesempatan bagi murid sekolah dasar untuk mengenal sains, teknologi, dan lingkungan perguruan tinggi.
Belajar sains bukan sekadar menghafal konsep, melainkan juga berani bertanya, melakukan pengamatan, dan menemukan pengetahuan melalui pengalaman nyata. Dari Laboratorium Biologi UMLA, ketertarikan terhadap sains diharapkan tumbuh sejak bangku sekolah dasar. (*)
Reporter : Nova Aquila Salsabila Cahyono | Editor : Fathan Faris Saputro