Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Hari Pertama Masuk Sekolah, Siswa dan Guru MadtsaMutu Pondok Modern Ikuti Halalbihalal

MuhammadiyahLamongan.com- Semarak kemenangan setelah Hari Raya Idulfitri 1447.H masih terasa di lingkungan sekolah. Setelah libur panjang, kegiatan masuk sekolah disambut dengan tradisi yang kaya makna, yakni Halalbihalal. Tahun ini, acara tersebut kembali digelar dengan khidmat tepat setelah pelaksanaan upacara apel hari pertama masuk sekolah.

Halaman Pondok Modern Paciran, hari itu berubah menjadi saksi bisu momen keakraban yang menghangatkan. Sesuai jadwal, seluruh siswa, guru, dan staf karyawan berkumpul untuk melaksanakan tradisi saling memaafkan.

Acara Halalbihalal dimulai dengan sambutan singkat dari Mudir Pendidikan Pondok Modern Paciran Bapak Drs. Fahrudin, AM yang menekankan pentingnya silaturahmi, saling memaafkan, dan kembali merajut tali persaudaraan yang mungkin sempat terputus, baik disengaja maupun tidak. Momen ini juga menjadi penanda dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar dengan hati dan pikiran yang bersih.

Puncak acara adalah pembentukan lingkaran raksasa di tengah lapangan. Kegiatan dimulai dari jajaran guru dan karyawan yang saling bersalaman, diikuti oleh seluruh siswa. Prosesi ini berjalan dengan tertib, namun sarat emosi.

Satu per satu, siswa menyalami teman-teman sekelas dan kakak kelasnya. Kemudian, mereka berbaris untuk menyalami dan mencium tangan seluruh dewan guru dan staf sekolah. Pemandangan ini menciptakan sebuah rantai persaudaraan yang tak terputus. Para siswa dan guru berinteraksi secara personal, mengucapkan “Selamat Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin” dengan tulus.

Beberapa siswa terlihat menitikkan air mata saat bersalaman dengan guru-guru yang mereka hormati, menyadari bahwa Halalbihalal bukan hanya tradisi, tetapi momen refleksi untuk membersihkan hati dari segala kesalahpahaman.

Kegiatan Halalbihalal di MadtsaMutu Pondok Modern Paciran diakhiri dengan acara tamah tamah yang diikuti oleh segenap guru dan karyawan MadtsaMutu Pondok Modern Paciran hidangan menu ketupat dengan lauk Ikan pindang menjadi sajian penutup kegiatan tersebut.

kegiatan yang tak sekadar rutinitas pasca-Lebaran. Lebih dari itu, ia berfungsi sebagai fondasi untuk membangun iklim sekolah yang harmonis dan penuh toleransi. Dengan saling memaafkan, seluruh elemen sekolah mulai dari siswa, guru, hingga karyawan diharapkan dapat memulai kegiatan pembelajaran dengan semangat yang lebih segar, fokus, dan yang terpenting, dengan hati yang lapang.
Kegiatan halalbihalal ini mengajarkan bahwa dalam lingkungan pendidikan, kebersamaan dan rasa hormat adalah kunci utama keberhasilan bersama.

Penulis: Salnun Mahya Salsabila, Editor: Ma’in

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Momentum Idulfitri 1447 H, MI MULA Gelar Halalbihalal dan Perkuat Karakter Siswa

Next Post

Perkuat Tata Kelola Keuangan di Era VUCA, RSI Fatimah Banyuwangi Studi Banding Sistem Unit Cost ke RSML

Read next

Musyran Bertabur Hadiah

MuhammadiyahLamongan.com – Pelaksanaan Musyawarah Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah Puncakwangi, Cabang…
musyran-muhammadiyah
0
Share