Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Kajian Bengawan Jero Kupas Tips Membangun Ukhuwah Islamiyah

MuhammadiyahLamongan.Com- Kajian Bengawan Jero sukses diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Deket, Glagah, Karangbinangun, Turi dan Kalitengah bertempat di Pendopo Kecamatan Deket pada Ahad (20/4/2025).

Acara kajian ini dihadiri oleh jajaran PCM lima Kecamatan beserta Ortomnya. Dengan tema “Perkokoh Ukhuwah Islamiyah dalam Membangun Peradaban”.

Ketua PCM Deket, Sukatman, S.Pd selaku tuan rumah dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih kasih atas kerjasama semua panitia dalam menyelenggarakan kajian ini serta kehadiran jamaah yang membuat meriahnya kajian pada hari ini.

Sementara Camat Deket, Arif Bakhtiar, S.Sos dalam kata sambutan, beliau merasa bangga akan gerakan Muhammadiyah yang memberi manfaat bagi Umat dan Bangsa. Deket selalu terbuka untuk kegiatan Muhammadiyah dan Ortomnya.

Adapun Kajian Bengawan Jero kali ini menghadirkan penceramah yakni Kiai M. Qodirun Abdul Rohim, M.Pd.I dari Sidoarjo. Mengawali ceramahnya, Beliau mengucapkan hamdalah dan salawat kepada Nabi saw serta menyapa para jamaah kajian.

Sebagai pembuka materi ceramah, M. Qodirun memaparkan secara singkat sejarah peradaban Umat Islam di zaman Muhammad Abduh dan berlanjut kepada M. Rosyid Ridho di Timur Tengah.

Menurut M. Rosyid Ridho yang menjadi penyebab terhalang persaudaraan Umat Islam setidaknya ada dua hal, yakni jauhnya Umat Islam dari Alquran dan berpecahnya persatuan Umat Islam.

Kemudian Beliau membacakan ayat Alquran dalam Surah Al-Hujurat ayat 10 yang artinya “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu (yang berselisih) dan bertakwalah kepada Allah agar kamu mendapat rahmat.”

Lebih lanjut, penceramah memberikan empat hal untuk terbentuknya persaudaraan Umat Islam, pertama yakni Ta’aruf. Dengan adanya saling mengenal antar Umat Islam dengan baik, maka akan terwujud saling menghormati, menghargai dan menyayangi.

Kedua yakni saling memahami. Untuk mewujudkan persaudaraan Umat Islam, maka dibutuhkan adanya saling memahami satu dengan lainnya.

Ketiga yakni tolong menolong. Beliau membacakan ayat Alquran Surat Al-Maidah ayat 2. Artinya “Tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran”.

Semoga dengan Kajian Bengawan Jero ini dapat meneguhkan silaturahmi antar warga Persyarikatan dan memperkokoh ukhuwah Islamiyah serta terwujud upaya untuk saling tolong menolong dalam hal kebaikan dan ketakwaan.

Penulis: Adi Familu, Editor: Ma’in

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Wakil Bupati Lamongan Siap Jalin Sinergi Program dengan Muhammadiyah

Next Post

Balita 3 Bulan Ini Sudah Daftar ke SD Muhammadiyah 1 Karanggeneng Sejak Dini

Read next
0
Share