MuhammadiyahLamongan.com— Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melalui Lembaga Pusat Sentra HKI, Publikasi, dan Pengembangan Jurnal (LPSHKIPJ) menyelenggarakan Academic Writing and Publication Series (AWPS) 2026 Series 4 sebagai puncak rangkaian program penguatan publikasi ilmiah dosen yang dilaksanakan secara luring. Kamis (14/5/2026)
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan, Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep., Ns., M.Kes., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya AWPS 2026 sebagai langkah strategis dalam memperkuat budaya akademik dan meningkatkan produktivitas riset dosen di lingkungan UMLA.
Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa publikasi ilmiah saat ini tidak hanya menjadi indikator kinerja akademik, tetapi juga bagian penting dalam membangun reputasi dan kontribusi perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional,
“Publikasi ilmiah saat ini tidak hanya menjadi indikator kinerja akademik, tetapi juga bagian penting dalam membangun reputasi dan kontribusi perguruan tinggi di tingkat nasional maupun internasional. Melalui AWPS 2026, kami berharap dosen UMLA semakin termotivasi untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, berdampak, dan mampu bersaing pada jurnal bereputasi internasional,” ungkapnya.
Pada series ke-4 ini, LPSHKIPJ UMLA menghadirkan Prof. Ferry Effendi, S.Kep., Ns., M.Sc., PhD yang dikenal sebagai salah satu akademisi Indonesia yang masuk dalam jajaran Top 2% World Scientist dunia. Kehadiran beliau menjadi daya tarik utama dalam kegiatan yang berfokus pada penguatan strategi publikasi ilmiah bereputasi internasional.
Dalam sesi pemaparan materi, peserta memperoleh wawasan komprehensif mengenai strategi menembus jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus dan Web of Science (WoS), mulai dari pemetaan kualitas manuskrip, strategi memilih jurnal yang tepat, hingga memahami standar dan ekspektasi editor jurnal internasional.
Selain membahas strategi publikasi ilmiah, kegiatan ini juga mengangkat isu aktual terkait etika penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam penulisan akademik. Materi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran akademik agar pemanfaatan teknologi tetap selaras dengan prinsip integritas, orisinalitas, dan etika publikasi ilmiah.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung melalui diskusi interaktif dan tingginya partisipasi dosen dalam mendalami strategi pengembangan manuskrip penelitian yang dimiliki. Kegiatan ini tidak hanya menjadi forum penguatan kapasitas akademik, tetapi juga ruang kolaboratif untuk mendorong peningkatan budaya riset dan publikasi ilmiah di lingkungan UMLA.
Melalui penyelenggaraan AWPS 2026 Series ke-4 ini, Universitas Muhammadiyah Lamongan kembali menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem akademik yang unggul, produktif, dan berdaya saing global melalui penguatan riset serta publikasi ilmiah berkualitas.
Penulis Miftaqul Bilka Subiantoro, Editor Ma’in
