MuhammadiyahLamongan.com – Majelis Pustaka, Informasi, dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Brondong menggelar Diklat Promosi Sekolah-Madrasah Berbasis Berita pada Selasa (16/6/2026) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Brondong. Kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari 28 lembaga pendidikan Muhammadiyah se-Kecamatan Brondong.
Diklat ini menghadirkan Ali Efendi, M.Pd. sebagai narasumber utama yang membawakan materi tentang teknik penulisan berita. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam menyusun berita yang informatif, menarik, dan layak dipublikasikan sebagai sarana promosi lembaga pendidikan.
Dalam pemaparannya, Ali Efendi menjelaskan pentingnya penerapan unsur 5W+1H (what, who, when, where, why, dan how) sebagai fondasi utama dalam penulisan berita.
“Berita yang baik harus memuat informasi yang lengkap agar mudah dipahami oleh pembaca,” ujar Ali Efendi.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Pada sesi tanya jawab, salah seorang peserta menanyakan apakah unsur 5W+1H harus ditulis secara berurutan dalam sebuah berita.
Menanggapi hal tersebut, Ali Efendi menjelaskan bahwa penulisan berita tidak harus mengikuti urutan baku 5W+1H. Menurutnya, penempatan unsur-unsur tersebut dapat disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan informasi yang ingin disampaikan dalam berita.
Selain membahas teknik penulisan, Ali Efendi juga menguraikan sejumlah kriteria yang perlu diperhatikan sebelum sebuah berita dipublikasikan. Ia menekankan pentingnya akurasi data, kelengkapan informasi, penggunaan bahasa yang efektif, serta kepatuhan terhadap kaidah jurnalistik.
Melalui kegiatan ini, MPID PCM Brondong berharap para guru tidak hanya mampu mendokumentasikan berbagai kegiatan dan prestasi sekolah, tetapi juga dapat mengemasnya menjadi berita yang menarik sehingga mampu memperkuat citra dan daya saing lembaga pendidikan Muhammadiyah di era digital. (*)
Penulis : Ajeng Tri Hakiki | Editor : Fathan Faris Saputro