Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Pelantikan Rektor UMLA, PWM Jatim Berikan Kunci Sukses Kembangkan Kampus Muhammadiyah

MuhammadiyahLamongan.com – Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menggelar pelantikan Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep., Ns., M.Kes., sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Lamongan (Umla) periode 2026–2030, Acara berlangsung di Hall Lantai 10 Gedung UMLA. Sabtu (17/10/2026)

Acara ini dihadiri beberapa tamu undangan Bendahara Umum PP Muhammadiyah, Bupati dan wakil Bupati Lamongan, Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Ketua PWM Jawa Timur, Ketua PDM Lamongan.

Dalam amanatnya, Sukadiono memberikan apresiasi atas perkembangan Umla yang dinilainya sangat pesat. Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari keberanian dan kemampuan pimpinan dalam mengambil langkah strategis untuk memajukan institusi.

1. Berani Bermimpi dan Berinovasi

Sukadiono menjelaskan, kunci pertama dalam mengembangkan institusi adalah keberanian. Menurutnya, seorang pemimpin harus berani bermimpi besar dan mengambil langkah untuk membawa institusi yang dipimpinnya menjadi lebih baik.

Sukadiono menilai, keberanian seorang pemimpin terkadang menuntut langkah out of the box, yakni berani keluar dari pola yang biasa dilakukan untuk menemukan peluang dan terobosan baru

2. Kreativitas dan Inovasi

seorang pemimpin harus mampu menghadirkan gagasan baru dan menerjemahkannya menjadi langkah nyata untuk mengembangkan institusi.

Ia mengaitkan prinsip tersebut dengan firman Allah dalam Al-Qur’an surah Ar-Ra’d ayat 11:

إِنَّ اللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.”

Keberanian harus berjalan beriringan dengan kreativitas dan inovasi. Keberanian mengambil keputusan perlu disertai kemampuan membaca peluang, menyusun strategi, dan menghadirkan solusi atas berbagai tantangan.

3. Kerja Keras dan Kesungguhan

Kunci ketiga adalah kerja keras. Sukadiono menegaskan, keberanian serta kreativitas dan inovasi tidak akan menghasilkan capaian maksimal tanpa disertai kesungguhan dalam bekerja.

Sukadiono menegaskan, keberanian serta kreativitas dan inovasi tidak akan menghasilkan capaian maksimal tanpa disertai kesungguhan dalam bekerja.

Ia berbagi pengalaman saat Universitas Muhammadiyah Surabaya memperjuangkan pendirian Fakultas Kedokteran. Proses tersebut, menurutnya, membutuhkan perjuangan panjang, pemenuhan persyaratan, evaluasi, hingga upaya banding untuk memperoleh hasil yang lebih baik

Ia berharap, tiga kunci sukses itu tidak hanya menjadi pegangan Rektor Umla, tetapi juga diimplementasikan oleh seluruh pimpinan amal usaha Muhammadiyah.

Penulis Alfain jalaluddin ramadlan Editor  Lim

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Jajaran Pimpinan IPM Kids SD Muhammadiyah 1 Turi Terbentuk, Murid Belajar Memimpin Sejak Dini

Next Post

PDNA Lamongan Raih Pashmina Teraktif Pada Musywil Ke-13 PWNA Jatim

Read next
0
Share