Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Inspirasi dan Keajaiban, Tarian Tradisional Memukau

MuhammadiyahLamongan.com – Musyawarah Cabang (Musycab) Muhammadiyah ke-7, ‘Aisyiyah ke-7, dan Nasyiatul ‘Aisyiyah Mantup digelar dengan meriah di SMK Muhammadiyah 10 Mantup pada hari Sabtu (8/7/2023). Acara tersebut menjadi sorotan utama ketika penampilan tarian berjudul Pitik Walik dari BA ‘Aisyiyah 2 Tugu berhasil memukau tamu undangan yang hadir.

Tarian Pitik Walik, yang dibawakan oleh 7 anak dari kelompok A dan B, yaitu Ara, Hanu, Felis, Luna, Alika, Shafa, dan Najwa, berhasil menghipnotis penonton dengan gerakan yang indah dan menyeluruh. Meskipun usia mereka masih belia, mereka mampu menunjukkan kepiawaian dalam menghidupkan tradisi seni tari yang kaya.

Dalam pernyataannya, Djumrotun Ni’mah, kepala sekolah BA ‘Aisyiyah 2 Tugu, mengungkapkan kebanggaannya terhadap prestasi anak didiknya. Ia menyampaikan bahwa ini adalah kali kedua anak-anak tersebut tampil dengan personel yang sama di acara yang berbeda, menunjukkan dedikasi dan semangat mereka dalam mengembangkan kemampuan seni mereka.

“Alhamdulillah, anak-anak sangat antusias dalam kegiatan ini. Termasuk juga saat latihan kemarin. Meskipun latihan kami terbatas, anak-anak tetap semangat,” ujar Djumrotun Ni’mah dengan penuh rasa syukur.

Ia juga menambahkan bahwa BA ‘Aisyiyah 2 Tugu memiliki kegiatan ekstrakurikuler tari yang dikembangkan di sekolah. Dalam program tersebut, terdapat guru khusus yang membimbing dan melatih siswa dalam seni tari.

“Di sekolah kami, kami telah memiliki kegiatan ekstrakurikuler tari dan guru yang khusus menangani ini. Kami ingin melatih anak-anak dalam berekspresi dan juga mengenalkan seni tradisional sejak usia dini,” tambahnya.

Penampilan tari Pitik Walik oleh BA ‘Aisyiyah 2 Tugu pada acara Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-7 ini memberikan inspirasi dan semangat baru bagi para peserta musyawarah. Momen ini menegaskan pentingnya pendidikan seni dan budaya dalam membentuk karakter dan mengembangkan potensi generasi muda.

Dengan semangat yang luar biasa, para penari muda ini berhasil menarik perhatian dan memukau tamu undangan dengan kepiawaian mereka. Keberhasilan mereka menampilkan tarian tradisional ini menjadi bukti nyata bahwa kecintaan terhadap seni dan budaya harus terus dijaga dan ditanamkan pada generasi muda sebagai warisan berharga yang tak ternilai. (*)

Reporter M. Bakhrus Salam. Editor Fathan Faris Saputro.

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Camat Mantup Apresiasi Dedikasi Muhammadiyah Mantup

Next Post

Gemuruh Melantunkan Sang Surya pada Musycab Ke-12 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Laren

Read next
0
Share