MuhammadiyahLamongam.com -Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan menyambut santri pondoknya dengan menggelar Pembukaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Semester II Tahun Ajaran 2025–2026. Acara ini bertempat di Masjid Al Ghoihab Al Mizan Putra. Senin (5/1/2026)
Kegiatan ini menjadi momentum awal untuk memperbarui niat dan semangat seluruh civitas akademika dalam mengawali semester genap.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Lamongan, Badan Pembina PA dan PP Al Mizan Muhammadiyah Lamongan, Mudir beserta wakil mudir, Dewan Asatidzah, para guru dari MAM 9, MTsM 15, dan SMPM 2 Lamongan, TK ABA III, SLBM Lamongan, serta seluruh karyawan PA dan PP Al Mizan Muhammadiyah Lamongan.
Ketua PCM Lamongan, KH Drs Syaifudin Zuhri MAg, hadir memberikan kajian iftitah. Dalam tausiyahnya, ia menegaskan bahwa awal semester baru harus dimaknai sebagai momentum memperbarui niat, khususnya bagi para pendidik,
“Menjadi pendidik adalah tugas yang luar biasa. Tidak semua orang dipilih Allah untuk menjalankan amanah ini. InsyaAllah, kita dipilih untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pendidik di lingkungan sekolah Muhammadiyah pada hakikatnya bukan sekadar pengajar, tetapi juga pendakwah. Tugas guru tidak hanya menyampaikan ilmu, melainkan juga menjalankan amanah dakwah,
“Setiap muslim memikul dua amanah: pertama, amanah beribadah kepada Allah, dan kedua amanah risalah, yakni mengajak manusia ke jalan kebenaran,” jelasnya.
KH Syaifudin Zuhri juga menekankan bahwa guru Muhammadiyah memiliki keunggulan tersendiri karena berperan sebagai teladan. Guru dituntut mampu membangun hubungan emosional dengan siswa, bersabar dalam proses pendidikan, serta memahami bahwa perubahan karakter membutuhkan waktu panjang.
“Puncak peran guru sebagai pendakwah adalah ketika ia berhasil menjadi mentor dan pembimbing bagi siswanya. Hubungan guru dan murid tidak berhenti di ruang kelas, tetapi juga di luar kelas. Inilah yang menjadi ciri khas pendidikan di Al Mizan,” ungkapnya.
Menutup tausiyahnya, Ketua PCM Lamongan mengajak seluruh pendidik dan tenaga kependidikan untuk meluruskan niat dan mengikhlaskan tugas pendidikan semata-mata karena Allah.
Penulis Alfain Jalaluddin R Editor Lim