MuhammadiyahLamongan.com – Sebagai wujud komitmen terhadap kelancaran ibadah jamaah, Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Labbaik RS Muhammadiyah Lamongan menggelar kegiatan Medical Check-Up (MCU) bagi para calon jamaah haji binaannya. Sabtu-Ahad (10-11/10/2026)
Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan KBIHU Labbaik dalam memantau kesehatan jamaah haji tahun keberangkatan 2027, dengan menempatkan faktor istitha’ah (kemampuan fisik) sebagai prioritas utama.
Penanggungjawab Operasional KBIHU Labbaik, Ustadz H. Irawan Arianto, S.Pd.I., menjelaskan bahwa MCU kali ini diikuti oleh ratusan jamaah yang sudah masuk dalam daftar keberangkatan tahun depan.
“Ada sekitar 190 calon haji dengan nomor porsi yang sudah dipastikan berangkat pada tahun 2027 berdasarkan informasi dari Kemenhaj. Untuk mengoptimalkan pelayanan, pelaksanaan MCU ini kami bagi menjadi dua hari, yaitu Sabtu dan Ahad, 10–11 Oktober 2026, bertempat di Klinik MCU Gedung Sudjak Lantai 1 RS Muhammadiyah Lamongan,” terang Ustadz Irawan.
Meskipun difasilitasi dengan standar medis rumah sakit, pemeriksaan ini merupakan langkah deteksi dini yang diinisiasi oleh KBIHU Labbaik.
Ketua Tim Kesehatan KBIHU Labbaik RS Muhammadiyah Lamongan, dr. Hj. Susi Budhi Lestari, menegaskan bahwa hasil pemeriksaan ini menjadi acuan awal bagi jamaah untuk mempersiapkan fisik mereka.
“Pemeriksaan kesehatan ini bersifat internal yang difasilitasi oleh KBIHU Labbaik kepada para jamaahnya sebagai langkah awal pemenuhan syarat istitha’ah. Nantinya, untuk pemeriksaan kesehatan yang sifatnya wajib dan lebih lengkap akan tetap dilakukan di Puskesmas domisili masing-masing sesuai dengan peraturan,” jelas dr. Susi.
Dalam kegiatan MCU ini, para calon jamaah haji mendapatkan sejumlah layanan pemeriksaan kesehatan yang berfokus pada deteksi penyakit tidak menular yang kerap menjadi kendala saat ibadah fisik di Tanah Suci. Pemeriksaan yang diberikan meliputi:
- Cek Gula Darah & HbA1c: Untuk memantau kadar gula darah saat ini sekaligus melihat profil kondisi gula darah jamaah selama 3 bulan terakhir.
- Rekam Jantung (EKG) Untuk mengetahui kondisi dan rekam jejak fungsi jantung.
- Pemeriksaan Fisik & Konsultasi: Jamaah menjalani pemeriksaan fisik umum dan dapat langsung berkonsultasi dengan dokter terkait hasil tes serta langkah persiapan kebugaran mereka.
Melalui langkah proaktif dari KBIHU Labbaik ini, diharapkan seluruh calon jamaah haji dapat mengenali kondisi kesehatannya sedari dini, sehingga memiliki waktu yang cukup untuk melakukan pemulihan, menjaga kebugaran, dan siap secara fisik maupun mental saat dipanggil ke Baitullah pada 2027 mendatang.
Penulis Bagus Pribadi Editor Lim