MuhammadiyahLamongan.com — Andira Feby Aisyah, mahasiswi Program Studi Keperawatan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), sukses melaksanakan pengabdian kepada masyarakat melalui edukasi kesehatan di Thailand, Jumat (26/12/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung di Chareunsat Wittaya School, Tanopute, Banang Sata, Provinsi Yala, Thailand. Edukasi yang disampaikan mengangkat isu kesehatan reproduksi perempuan dan menjadi bagian dari rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional periode November 2025 hingga Januari 2026. Sebanyak 34 siswi tingkat sekolah menengah pertama mengikuti kegiatan ini.
Program KKN Internasional ini menjadi pengalaman perdana bagi Andira. “Saya sangat bersyukur mendapat kesempatan mengikuti KKN Internasional sehingga dapat menyebarkan ilmu lebih luas sekaligus memperoleh banyak pengalaman,” ujarnya.
Di samping edukasi kesehatan, Andira bersama rekan KKN, Mita, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur, berkolaborasi memperkenalkan budaya dan pendidikan Indonesia kepada para siswa. “Kami juga memberikan pelatihan pembuatan batik pada tempat pensil menggunakan teknik eco-print pounding. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kreativitas, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan budaya Indonesia,” kata Andira.
Aminah, salah satu siswi peserta kegiatan, mengungkapkan kebahagiaannya atas kehadiran Andira dan Mita. “Saya senang dan bahagia karena mendapatkan banyak ilmu dari Teacher Dira dan Mita. Pembelajarannya seru, menyenangkan, dan edukatif. Saya jadi memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi bagi perempuan,” ujarnya.
Direktur Chareunsat Wittaya School, Habibbuddien Luebaeteh, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan KKN Internasional dari Indonesia tersebut. “Kedatangan Saudari Andira dan Mita merupakan hal yang luar biasa. Para siswa di sini memperoleh banyak pengetahuan, tidak hanya Bahasa Inggris, tetapi juga Bahasa Indonesia dan budayanya yang sangat kaya,” tuturnya.
Ia berharap komunikasi dan silaturahmi tetap terjaga setelah masa KKN berakhir. “Semoga hubungan ini terus terjalin. Mari saling memberi kabar dan semangat agar dapat maju bersama,” kata Habibbuddien. (*)
Penulis Alifatus Zahroh. Editor Fathan Faris Saputro.