MuhammadiyahLamongan.com – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Karanggeneng menggelar Musyawarah Cabang Ke-8 yang berlangsung di SMA Muhammadiyah Karanggeneng pada hari Ahad (9/7/2023). Acara tersebut dihadiri oleh para perwakilan dari anggota Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, termasuk Drs. H. Ghufron MAg.
Dalam sambutannya, Drs. H. Ghufron MAg mengungkapkan pentingnya musyawarah sebagai bagian dari ajaran Al-Qur’an, di mana setiap individu diharapkan untuk melakukan evaluasi diri dan berkomitmen terhadap agama dan organisasi. Musyawarah Cabang Ke-8 ini dijadikan sebagai kesempatan untuk koreksi, introspeksi, dan evaluasi dalam rangka meningkatkan kualitas kerja ke depan.
Ghufron MAg juga mengingatkan bahwa Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah telah lahir sebagai wadah dakwah dengan prinsip “Amal Ma’ruf Nahi Mungkar”, yang tidak boleh dilupakan. Keduanya berharap agar segala usaha yang dilakukan selalu dipikirkan untuk kepentingan sosial dan masyarakat, dengan harapan mendapatkan ridho Allah SWT.
Dalam pesan singkatnya, Drs. H. Ghufron MAg menekankan pentingnya menjaga kader-kader dengan memanfaatkan teknologi, namun tetap tidak boleh meninggalkan nilai-nilai agama dan moral. Pemilihan pemimpin yang diharapkan dari musyawarah ini adalah mereka yang memiliki karakter sidiq, amanah, tabligh, dan fathonah. “Semoga melalui musyawarah ini, tercipta pemimpin-pemimpin yang berkualitas dan mampu membawa Muhammadiyah menuju surga,” pungkasnya. (*)
Reporter Wiwin Waladatus Sholihah. Editor Fathan Faris Saputro.