Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Mendidik dengan Cinta: MTs Muhammadiyah 30 Ajak Orang Tua Cegah Bullying dari Rumah

MuhammadiyahLamongan.com – MTs Muhammadiyah 30 kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang berkarakter kuat dengan menyelenggarakan kegiatan parenting bertema “Membangun Jati Diri Anak: Stop Bullying, Dimulai dari Rumah”, pada Ahad (3/8/2025), bertempat di Masjid Al-Falah MTs Muhammadiyah 30, Padenganploso. Kegiatan ini melibatkan orang tua siswa, guru, dan seluruh siswa-siswi sebagai bentuk sinergi dalam mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.

Acara ini menghadirkan narasumber inspiratif, Aris Setiawan, S.T.P., CHt, Ct, CMTh, seorang praktisi dan trainer parenting sekaligus ahli hipnoterapi yang telah berpengalaman dalam membimbing orang tua membentuk pola asuh yang sehat dan suportif.

Dalam pemaparannya, Aris menegaskan bahwa perilaku perundungan (bullying) sering kali berakar dari pola komunikasi yang terbentuk di lingkungan keluarga. Ia mengajak para orang tua untuk menjadi teladan dalam bersikap empati, memberikan dukungan emosional, serta membangun komunikasi yang terbuka dan hangat dengan anak-anak mereka.

“Jati diri anak tidak hanya dibentuk di sekolah, tetapi justru dimulai dari rumah. Jika rumah penuh cinta dan pengertian, maka anak akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan tidak mudah menyakiti orang lain,” ujar Bapak Aris dengan penuh semangat.

Kepala MTs Muhammadiyah 30, dalam sambutannya, turut menyampaikan harapan besar dari terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami ingin agar lingkungan sekolah dan rumah sama-sama menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak. Pencegahan bullying tidak bisa dilakukan sepihak. Harus ada kerja sama yang erat antara sekolah dan keluarga,” tuturnya.

Momen paling mengharukan sekaligus paling berkesan terjadi di sesi penutup, yakni hipnoterapi massal yang dipandu langsung oleh Aris Setiawan. Dalam sesi ini, para orang tua dan anak diajak menutup mata dan memasuki kondisi relaksasi melalui bimbingan suara lembut sang narasumber. Mereka diminta mengenang kembali momen-momen sederhana namun bermakna dalam hubungan orang tua dan anak, mulai dari detik pertama kelahiran hingga pertumbuhan anak selama ini.

Suasana hening menyelimuti ruangan. Tak sedikit peserta yang meneteskan air mata, baik dari kalangan orang tua maupun anak. Banyak yang saling menggenggam tangan, berpelukan, dan saling membisikkan kata maaf serta terima kasih yang selama ini terpendam.

Kegiatan parenting ini ditutup dengan komitmen bersama untuk membangun jati diri anak melalui cinta, keteladanan, dan perhatian sejak dari rumah. Semua demi terwujudnya generasi yang berakhlak mulia, kuat, dan saling menghargai satu sama lain. (*)

Penulis Ayik Fena Emilda. Editor Fathan Faris Saputro.

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Semarak Milad ke-64 IPM, IPM MTs Muhammadiyah 4 Bulubrangsi Tunjukkan Kiprah Aktif

Next Post

Perempuan Bergerak, Umat Menguat: Musypimran PRA Sukoanyar Penuh Terobosan

Read next
0
Share