MuhammadiyahLamongan.com– SD Muhammadiyah 1 Karanggeneng (SD Musaka) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi. Sekolah tersebut resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Marshall Cavendish Education (MCE) Singapore. Jumat (13/3/2026)
Penandatanganan kerja sama ini berlangsung di Harris Hotel dan Conventions Gubeng dan menjadi bagian dari rangkaian acara penandatanganan kerja sama pendidikan yang diinisiasi oleh Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur. Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai pihak dari dunia pendidikan, termasuk perwakilan sekolah-sekolah Muhammadiyah di Jawa Timur.
Melalui kerja sama ini, SD Musaka akan mengikuti program pembelajaran teknologi bertajuk Koding Ubu, sebuah program yang dirancang oleh MCE Singapore untuk memperkenalkan keterampilan coding dan computational thinking kepada murid sejak usia sekolah dasar.
Kepala SD Musaka, Ardiansyah Romadhana, menyampaikan bahwa keikutsertaan sekolahnya dalam program ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan murid menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
“Program Koding Ubu dari MCE Singapore ini kami ikuti sebagai upaya menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman. Kami ingin para murid tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami logika berpikir di balik teknologi tersebut melalui pembelajaran koding yang menyenangkan dan terstruktur,” ujar Ardiansyah.
Ia juga menambahkan bahwa SD Musaka menjadi sekolah pertama di Kabupaten Lamongan yang mengikuti program dari MCE Singapore tersebut.
Menurutnya, hal ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi sekolah untuk terus berinovasi dalam menghadirkan pembelajaran berkualitas.
“Kami berharap program ini dapat membuka wawasan baru bagi para murid SD Musaka agar lebih kreatif, logis, dan percaya diri dalam memanfaatkan teknologi. Selain itu, kami juga berharap para orang tua dapat mendukung proses pembelajaran ini sehingga anak-anak dapat berkembang secara optimal dalam keterampilan abad ke-21,” tambahnya.
Melalui kerja sama ini, SD Musaka berharap program Koding Ubu dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi digital di lingkungan sekolah serta memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan mitra pendidikan internasional dalam mencetak generasi masa depan yang siap menghadapi perkembangan teknologi.
Penulis Apriliana Rosidatul Islamiyah, Editor Ma’in