MuhammadiyahLamongan.com – Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Turi mengupas tuntas materi ke-‘Aisyiyah-an saat menyelenggarakan Baitul Arqom PCA Turi periode 2022-2027. Kegiatan ini mengusung tema “Penguatan Pimpinan ‘Aisyiyah Mewujudkan Perempuan Berkemajuan” dan berlangsung di gedung PAUD ‘Aisyiyah Turi pada Sabtu hingga Ahad, (20-21/7/2024). Sebanyak 45 peserta mengikuti kegiatan ini, termasuk pimpinan harian (Pimha), ketua dan sekretaris Majelis dan Lembaga Pembantu Pimpinan, serta perwakilan Amal Usaha Muhammadiyah ‘Aisyiyah (AUM/A) se-cabang Turi.
Acara perkaderan formal ‘Aisyiyah di cabang Turi dimulai pukul 13.30 dengan pembukaan oleh Ketua PCA Turi. Pembukaan tersebut juga dihadiri oleh ketua Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) dan ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Turi. Dalam iftitahnya, Bapak H. Sapuwan, S.Pd menyampaikan pesan kepada peserta untuk mengikuti Baitul Arqom dengan niat menolong agama Allah, mengkaji ilmu agama Islam, Kemuhammadiyahan, ke-‘Aisyiyah-an, serta mengamalkannya untuk kebaikan diri dan masyarakat.
Ketua PCA, Isnawati, S.Ag, membuka kegiatan tersebut dan memotivasi para peserta bahwa mengikuti Baitul Arqom dengan sabar dan ikhlas ibarat berjihad, yakni berjuang melawan hawa nafsu dan rasa malas. Ia mengutip QS. At-Taubah ayat 41, “Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berjihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.”
Setelah pembukaan dan sholat Ashar, serangkaian materi perkaderan yang telah tersusun rapi diikuti peserta dengan semangat dan antusiasme. Diskusi materi “Risalah Perempuan dan Transformasi Kepemimpinan” yang dipandu oleh Hj. Uswatun Chasanah, SE, S.Pd selaku koordinator bidang Majelis Pembinaan Kader Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (Korbid. MPK PDA) Lamongan berlangsung penuh kekeluargaan dan canda tawa. Diskusi ini berakhir hingga pukul 22.45, dengan peserta menikmati pemaparan masing-masing kelompok yang khas dari bunda-bunda ‘Aisyiyah di akar rumput.
Pelaksanaan Baitul Arqom hari pertama sangat berkesan bagi peserta, sehingga mereka tidak merasa lelah dan kantuk hingga menjelang waktu Qiyamul Lail dan Taharatul Qulub pada hari kedua. (*)
Reporter Isro’im Maghfiroh. Editor Fathan Faris Saputro.