Tahun seribu sembilan ratus lima puluh tiga menjadi saksi bisu
Puluhan tokoh berhimpun menyatukan tuju
Membeli Joglo tua beralas tanah yang haru
Demi Madrasah Islamiyah, tempat ilmu menderu.
Tiga kali berganti nama dalam pusaran masa
Guru-gurunya silih berganti mengeja asa
Meski hanya berupah beras dan lauk seadanya
Atau dua ribu rupiah, pengikat niat yang perkasa.
Terima kasih pengurus yang rela urunan nyawa
Terima kasih guru yang mengabdi tanpa karsa
Engkau semai adab di Labuhan dengan jiwa
Menjadi teladan luhur sepanjang hayat terasa.
Selipkanlah doa di setiap sujud malammu
Agar kami teguh mengemban amanah warisanmu
Mendidik generasi yang kokoh iman dan adabmu
Serta luas ilmu, setinggi harapan dalam kalbumu.
Penulis: Ma’in