Muhammadiyahlamongan.com – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kebencanaan dan Kegawadaruratan Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMDC UMLA) kembali menggelar Diklat Dasar III dengan tema “Membangun Relawan UMDC Tangguh, Tanggap Bencana, dan Sigap Bergerak.” Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dengan sesi pembukaan dan 5 Materi kelas pada 14 Februari 2025 di universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) dan pelaksanaan kegiatan lapangan pada 15-16 Februari 2025 di Hutan Mahoni, Kecamatan Sambeng, Lamongan. Jumat-Ahad (14-16/02/2025)
Diklat ini diikuti oleh 50 mahasiswa, mayoritas dari semester tiga, yang bergabung sebagai anggota baru UMDC. Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya kaderisasi guna mencetak relawan kebencanaan yang kompeten dan siap diterjunkan ke berbagai kondisi darurat. Selama tiga hari, peserta mendapatkan pelatihan yang terbagi menjadi dua bagian: satu hari teori di kelas dan dua hari praktik langsung di lapangan.
Dalam acara pembukaan, Afan Alfian, Ketua Majelis Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (MLHPB) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, memberikan motivasi kepada para peserta.
Dalam Sambutannya, Afan Alfian membagikan pengalaman dalam kegiatan kerelawanan yang akan menjadi modal mental yang kuat saat peserta memasuki dunia kerja. Selain itu, ia juga mendorong mahasiswa untuk menambah wawasan terkait kebencanaan, khususnya dalam konteks lokal di Lamongan. “Ada beberapa keunikan dalam mitigasi bencana di Lamongan. Silakan diteliti sebagai jurnal ilmu pengetahuan baru,” ungkapnya.
Tambahnya, ia juga menekankan empat manfaat utama menjadi relawan bencana, yaitu:
- Kepuasan dalam membantu sesama,
- Peningkatan kualitas diri dan pengalaman,
- Menumbuhkan kepedulian serta empati sosial,
- Memperoleh jaringan serta akses yang luas.
Sementara itu, Nadia, selaku pembina UMDC, turut memberikan apresiasi kepada para pengurus UKM yang telah bekerja keras menyelenggarakan diklat ini. “Semoga langkah ini menjadi bagian penting dalam menanamkan kepedulian kepada sesama,” ujar Nadia.
Untuk sesi lapangan yang berlangsung pada 15-16 Februari di Hutan Mahoni, Kecamatan Sambeng, peserta akan mendapatkan bimbingan langsung dari instruktur Tim Kesehatan Bencana (DMC) Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML). Dalam diklat ini didampingi oleh instruktur yang telah berpengalaman dalam penanganan darurat akan memberikan materi dan simulasi langsung terkait pertolongan pertama, evakuasi korban, serta koordinasi dalam situasi darurat.
Diklat Dasar III ini diharapkan dapat membentuk relawan yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis dalam kebencanaan, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang kuat dalam membantu masyarakat saat menghadapi bencana. Dengan pembekalan ini, peserta diharapkan siap untuk terlibat dalam berbagai aksi kemanusiaan serta berkontribusi dalam upaya mitigasi bencana di masa mendatang.
Penulis Cahyani Dwi Tinsiya Editor Ghulamin Halim