MuhammadiyahLamongan.com- Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si usai menyampaikan pidato pencerahan kepada ribuan jamaah Persyarikatan Muhammadiyah se-Kabupaten Lamongan pada Milad Akbar ke-113 Muhammadiyah yang digelar oleh PDM Lamongan, bertempat di DOME UMLA, pada Sabtu (20/12/2025).
Sebelum penyampaian pidato pencerahan, Haedar Nashir pun didapuk untuk meresmikan dan menandatangani prasasti DOME UMLA dan peluncuruan batik Muhammadiyah Lamongan serta menyerahkan sertifikat tanah atas nama Muhammadiyah kepada Pimpinan Cabang Muhammadiyah.
Agenda selanjutnya Ketum PP Muhammadiyah ini melakukan peletakan batu pertama pembangunan Groubdbreaking Gedung Pusat Inkubator Bisnis Universitas Muhammadiyah Lamongan, bersama para tokoh lainnya seperti Ketua PWM Jawa Timur, Bupati Lamongan, Ketua PDM Lamongan dan DPRD Provinsi Jawa Timur dari Fraksi PAN.
Dalam sambutannya usai peletakan batu pertama pembangunan Groubdbreaking UMLA, Haedar Nashir berpesan tiga hal yang dibutuhkan dalam membangun bisnis, yakni Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Jaringan. Maka UMLA dirasa mampu dalam tiga hal tersebut, sehingga dengan Groubdbreaking ini diharapkan memberikan dampak kesejahteraan dan lowongan pekerjaan bagi kaum millineal.
Haedar Nashir menegaskan bahwa bagi Muhammadiyah tidak ada salahnya jiwa pimpinan Persyarikatan, AUM mengembangkan diri merambat ke dunia bisnis, asal bisnis yang dijalankan adalah bisnis yang halalan dan tayyibah.
“Bagi Muhammadiyah, tidak ada salahnya, Muhammadiyah dan AUMnya mendirikan bisnis, asal bisnisnya yang halalan dan tayyibah”, Tuturnya.
Dengan bertambahnya amal usaha yang dimiliki UMLA ini, menjadi bukti komitmen Universitas Muhammadiyah Lamongan untuk menjadikan kampus yang bernilai unggul di masa mendatang.
Penulis: Wasis Budiono, Editor: Ma’in