MuhammadiyahLamongan.Com– Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan sekaligus memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Masjid Al Azhar Muhammadiyah Mencorek menggelar Pengajian Akbar, bertempat di Masjid Al Azhar Mencorek, pada Sabtu (22/2/2025).
Acara ini dihadiri oleh 600 jamaah dusun Mencorek yang berkumpul menjadi satu yang semula dari masjid dan mushalla sekitar. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari masyarakat.
Pengajian Akbar ini menghadirkan penceramah Ust. Nashir Fahmi, M.Hi., yang merupakan Majelis Tarjih PDM Mojokerto. Beliau menyampaikan tausiyah “Refleksi Perjalanan Isra’ Mi’raj dan Menyiapkan Ramadhan yang Penuh Berkah”. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketakwaan sebagai bekal memasuki bulan Ramadhan.
Selama pengajian berlangsung, jamaah dengan penuh khusyuk mendengarkan setiap pesan yang disampaikan. Banyak di antara mereka yang mencatat poin-poin penting sebagai bekal ilmu untuk meningkatkan ibadah di bulan Ramadhan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara PRM Mencorek. Salah satu kegiatan lainnya adalah kolaborasi bakti sosial kesehatan dengan Pondok Al Ikhlas Putra yang dilaksanakan pada pagi harinya. Sekitar 50 pasien dengan berbagai keluhan datang untuk mendapatkan terapi, di antaranya pijat pegal-pegal, zamatera, bekam, fashdu, dan akupunktur.
Pengajian Akbar ini diselenggarakan setelah jamaah sholat Maghrib sampai pukul 20.00 WIB yang dilanjutkan sholat berjamaah isya’. Sehingga tampak shof masjid dipenuhi oleh jama’ah Muhammadiyah.
Panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan setiap tahunnya untuk mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. “Semoga dengan adanya pengajian ini, kita semua semakin termotivasi untuk menjalani ibadah Ramadhan dengan penuh keikhlasan dan semangat,” ujar KH. Muhammad Tohir Taqrib, S.Pd.I.
“Selain itu, kalau badan kita sehat, ilmu sudah bertambah, ibadah jadi khusyuk dan bermakna”, tambahnya.
Penulis: Rohmad Avi Hidayat, Editor: Ma’in