MuhammadiyahLamongan.com – Bulan Ramadan bukan sekadar bulan ibadah, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian sosial. Semangat ini tercermin dalam kegiatan kajian, santunan, dan buka bersama yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Padenganploso. Acara berlangsung pada Senin (24/03/2025) di Masjid Al-Falah dan diikuti oleh seluruh organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan simbol persatuan dan kekuatan komunitas dalam menjalankan nilai-nilai Islam.
Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan, Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Padenganploso turut berperan dalam menyalurkan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di sekitar wilayah Padenganploso. Bantuan berupa paket sembako diberikan kepada 38 penerima. Ketua PRA Padenganploso, Siti Nasi’ah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari semangat berbagi dan kepedulian sosial yang selalu dijunjung tinggi oleh Muhammadiyah. Ia berharap pada tahun mendatang jumlah penerima manfaat dapat bertambah.
Selain santunan, acara ini juga diisi dengan kajian keislaman yang disampaikan oleh Ustaz Ahmad Ridwan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pucuk. Dalam ceramahnya, ia membahas tema yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, yakni dosa ghibah atau membicarakan aib seseorang.
Setelah kajian, momen buka bersama menjadi bagian yang paling dinantikan. Dengan hidangan yang berasal dari sumbangan warga Muhammadiyah, suasana kebersamaan dan semangat gotong royong tampak begitu kuat. Semua peserta menikmati hidangan dengan penuh keakraban, tanpa memandang perbedaan status sosial.
PRM Padenganploso berharap kegiatan santunan, kajian, dan buka bersama ini dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Ke depan, diharapkan lebih banyak program yang dapat membantu warga sekitar, baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, maupun sosial.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, PRM Padenganploso terus berupaya menghadirkan keberkahan bagi masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan. (*)
Reporter Ayik Fena Emilda. Editor Fathan Faris Saputro.