MuhammadiyahLamongan.com– Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Jawa Timur menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke-80 tahun 2025. Ketua Kwartir Wilayah HW Jawa Timur, Ramanda Fathurrahim Syuhadi, menegaskan bahwa TNI adalah kebanggaan bangsa sekaligus sahabat sejati rakyat Indonesia.
Dirgahayu TNI ke-80. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dalam menjaga kedaulatan, keutuhan, dan keselamatan bangsa,” ujar Fathurrahim Syuhadi dalam keterangan resminya, Ahad (5/10/20025). Bagi HW, TNI bukan hanya kebanggaan bangsa, tetapi juga sahabat sejati rakyat.
Menurutnya, semangat kepanduan HW telah membentuk Jenderal Sudirman menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, sederhana, berjiwa pemimpin, dan penuh pengorbanan. Nilai-nilai tersebut kemudian diwariskan kepada TNI dan menjadi fondasi perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Jenderal Sudirman adalah teladan nyata bahwa kader pandu HW bisa menjelma menjadi panglima besar yang dicintai rakyat. Semangat itu harus terus hidup di hati generasi muda kita,” ujar penulis buku Jejak Hizbul Wathan Lamongan ini
Lebih lanjut, Fathurrahim menekankan pentingnya sinergi antara Hizbul Wathan dan TNI dalam menanamkan nilai bela negara, cinta tanah air, dan kedisiplinan generasi muda. Gerakan kepanduan Hizbul Wathan, katanya, siap melanjutkan jejak perjuangan Jenderal Sudirman dengan mendidik generasi bangsa agar siap menjadi kader umat dan bangsa.
Ia pun menukil firman Allah SWT dalam Surah An-Nisa ayat 71 sebagai landasan semangat. “Hai orang-orang yang beriman, bersiap siagalah kamu, maka majulah (ke medan perjuangan) secara berkelompok, atau majulah bersama-sama.” Ayat ini, kata dia, menjadi pengingat bahwa kesiapan, kebersamaan, dan kedisiplinan adalah kunci menjaga kedaulatan.
“Semoga HUT TNI ke-80 ini menjadi momentum untuk memperkokoh sinergi TNI dengan seluruh elemen bangsa, termasuk organisasi kepanduan Hizbul Wathan,” harapnya. “Jayalah TNI bersama rakyat, jayalah Indonesia!” pungkasnya.*
Penulis Isa Anshori, Editor Ma’in