MuhammadiyahLamongan.com-
Usai menuntaskan penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS), para siswa MTs Muhammadiyah 01 (MadtsaMutu) Pondok Modern Paciran melepas penat melalui kegiatan outbound penuh tantangan dan keceriaan di sejuknya alam Prigen, Selasa (9/12/2025).
Dataran tinggi merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Pesona alam yang asri serta udara yang masih sejuk menjadi alasan mengapa banyak orang menyukainya.
TSOT (The Survival Outbound Team) merupakan sebuah lembaga outbound training and leadership yang berlokasi di Jalan Kaliandra, Gamoh, Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Tempat ini sengaja dipilih sebagai mitra kegiatan outbound siswa-siswi MadtsaMutu Pondok Modern Paciran.
Sejak pukul 05.00 pagi, siswa MadtsaMutu Pondok Modern Paciran berkumpul di halaman Masjid At-Taqwa Paciran untuk persiapan keberangkatan. Dengan penuh semangat, mereka berangkat menuju Prigen, Pasuruan, menggunakan dua bus pariwisata, didampingi oleh wali kelas dan guru pendamping.
Sebelum keberangkatan, Waka kesiswaan sekaligus Ketua Panitia kegiatan, Bahisatul Badiyah S.Pd.I memberikan prakata motivasi kepada seluruh siswa-siswi MadtsaMutu Pondok Modern Paciran. Ia menekankan pentingnya kegiatan outbound sebagai sarana belajar dari alam.
Setelah menempuh perjalanan selama kurang lebih empat jam, rombongan tiba di Padepokan TSOT Prigen, Pasuruan. Sinar matahari yang sedikit redup dengan sesekali diselingi cuaca yang gerimis gerimis manja serta udara khas lereng pegunungan Arjuna yang sejuk menyambut kedatangan siswa MadtsaMutu Pondok Modern Paciran.
Setelah istirahat sejenak, kegiatan dimulai dengan outbound edukatif yang bertujuan untuk mengasah kemampuan, mulai dari kerja sama tim, keberanian, hingga ketangkasan fisik.
Para siswa mengikuti berbagai tantangan yang menyenangkan, seperti flying fox dan relay outbound, di bawah bimbingan serta pengawasan tim instruktur dari TSOT.
Guru kelas IX, Ismawati S.Pd menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar menghadapi tantangan, bekerja sama, dan tetap semangat dalam kondisi apa pun.
Setelah sesi outbound selesai, hidangan lezat santap siang pun menanti, suasana makan siang pun terasa istimewa dibawah rindangnya pepohonan nikmatnya makanan pun semakin terasa, setelah menunaikan ibadah Salat dhuhur berjamaah siswa melanjutkan kegiatan berenang di Kolam Renang Sebani. Suasana kolam dipenuhi tawa dan semangat. Mereka bebas bermain air, berenang, serta mengikuti beberapa permainan air, seperti mandi busa dan kolam ombak, dengan tetap diawasi oleh guru serta para instruktur.
Salah satu siswa kelas VII, yang berasal dari Sumuran Nur Amelia Nazwa, berbagi pengalamannya. “Hari ini seru sekali! Mulai main outbound sampai berenang, apalagi waktu kolam ombak seperti terasa sensasi ombak beneran,” katanya.
Sementara itu, Jihan Azalia Aftani , siswa kelas IX, tidak menyangka dirinya bisa berani naik wahana Rainbow Slide yang begitu tinggi.
“Tadi waktu rainbow slide sempat takut karena tinggi banget, tapi setelah berani nyoba, rasanya seru banget! Ditambah main air, pokoknya seru sekali,” katanya sambil tersenyum.
Kegiatan selesai pukul 16.00. Setelah berganti pakaian, mereka pulang dengan membawa pengalaman berharga dan semangat baru. Sebelum pulang tidak lupa mampir dulu sejenak di masjid Cengho untuk Salat Magrib dan membeli ole-ole untuk buah tangan keluarga di rumah.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga semakin terampil dalam bersosialisasi, bekerja sama, serta berani menghadapi tantangan.
Penulis: Salnun Mahya Salsabila, Editor: Ma’in