Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Peringati Hari Buku Sedunia, MI MULA Tanamkan Budaya Literasi di Tengah Arus Digital

MuhammadiyahLamongan.com– Di tengah derasnya arus informasi digital yang serba singkat dan instan, MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) mengambil langkah nyata untuk menjaga kedalaman berpikir siswa. Bertepatan dengan peringatan Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia, Kamis (23/4/2026), MI MULA menggelar aksi membaca bersama dan menceritakan kembali isi buku di Aula Madrasah.

Kegiatan ini merupakan pengejawantahan dari visi besar Madrasah, yakni mewujudkan generasi yang Islami, Berprestasi, dan Berliterasi.

Kegiatan yang berlangsung selama 30 menit ini diikuti dengan antusias oleh siswa kelas 1 hingga kelas 5. Di bawah bimbingan telaten dari para guru yakni Manis Budiwati, S.Ag, Marmulik Hidayah, S.Pd, Etri Jayanti, S.Pd, Novita Alfiatin, S.Pd, dan Sri Amiati, S.Pd, dan Dwi Ika Novilia Rahayu, S.Pd. Para siswa diajak untuk menyelami teks bacaan dan melatih keberanian berbicara dengan menceritakan ulang apa yang telah mereka baca.

Wakil Kepala Madrasah, Andi Ali Syahbana, S.Pd, menekankan bahwa di masa depan, kemampuan literasi akan menjadi pembeda kualitas seorang individu.

“Buku adalah jendela ilmu pengetahuan yang tak lekang oleh zaman. Kami ingin mendidik siswa agar gemar membaca sejak dini sebagai bekal masa depan mereka”, ujarnya.

Pihak madrasah menyadari bahwa tantangan generasi saat ini adalah gempuran informasi dari media sosial dan teknologi digital yang seringkali hanya menyajikan potongan informasi pendek (fragmented).

Maka komitmen membaca buku tetap krusial dan relevan ada beberapa alasan; pertama: Melatih kedalaman berpikir: Berbeda dengan konten digital yang seringkali bersifat selintas, membaca buku melatih otak siswa untuk fokus dalam durasi lama dan memahami masalah secara mendalam.

Kedua: Filtrasi Informasi: Dengan terbiasa membaca buku, siswa memiliki kemampuan analisis yang lebih baik sehingga tidak mudah terombang-ambing oleh berita bohong (hoax) atau informasi yang dangkal.

Ketiga: Investasi Masa Depan: Kebiasaan membaca adalah kunci bagi masa depan yang cemerlang. Literasi yang baik akan membuka peluang akademik dan profesional yang lebih luas di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Sementara adik-adik kelas mereka memenuhi aula dengan buku di tangan, siswa kelas 6 tetap menunjukkan integritas akademik di ruang kelas. Mereka terpantau sedang menempuh Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan menggunakan perangkat laptop. Meskipun menggunakan teknologi digital dalam ujian, pondasi literasi tetap menjadi kunci utama mereka dalam memahami soal-soal ujian yang diberikan.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, MI MULA berharap semangat “Satu Buku, Berjuta Ilmu” terus bergaung di hati para siswa, menjadikan mereka generasi emas yang tidak hanya mahir teknologi, tetapi juga kaya akan wawasan.

Penulis: Marmulik, Editor: Ma’in

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Hari Buku Internasional: Membaca Bukan Sekadar Mengeja, Tapi Membuka Jendela Dunia

Read next
0
Share