MuhammadiyahLamongan.com – Peserta Joko Tingkir Literacy Camp Competition 1 2026 antusias mengikuti pelatihan penulisan berita yang digelar di Auditorium Budi Utomo Universitas Muhammadiyah Lamongan, Sabtu (9/5/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber, Alfain Jalaludin Romadhon.
Pelatihan kepenulisan berita menjadi salah satu agenda literasi dalam rangkaian kemah yang diikuti siswa SMA/SMK/MA Muhammadiyah se-Jawa Timur. Dalam sesi tersebut, peserta memperoleh materi mengenai teknik dasar jurnalistik, mulai dari menentukan nilai berita hingga menyusun informasi berdasarkan fakta dan data.
Alfain menjelaskan berbagai tahapan dalam membuat berita yang baik dan sesuai kaidah jurnalistik. Ia memaparkan cara mencari peristiwa yang layak dijadikan bahan berita, teknik menyusun informasi secara runtut, hingga menentukan sudut pengambilan foto atau angle yang tepat untuk mendukung isi berita.
Selama penyampaian materi, peserta tampak memperhatikan penjelasan dengan serius. Suasana pelatihan berlangsung kondusif dan interaktif. Sejumlah peserta terlihat aktif mengajukan pertanyaan terkait teknik penulisan berita, proses wawancara, hingga pengalaman jurnalistik di lapangan.
Ketika narasumber memberikan pertanyaan kepada peserta, suasana ruangan semakin hidup. Banyak peserta langsung mengangkat tangan untuk menjawab dan berdiskusi mengenai materi yang telah dipaparkan.
Dalam pemaparannya, Alfain menegaskan pentingnya menulis berita berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan. Menurutnya, seorang penulis berita harus mengedepankan data dan menghindari asumsi pribadi dalam menyusun informasi.
“Yang paling penting, berita itu harus berdasarkan fakta, tidak boleh berdasarkan feeling,” ujarnya di hadapan peserta.
Salah satu peserta, Rizki Okta, mengaku senang mengikuti pelatihan tersebut. Ia menilai materi yang disampaikan mudah dipahami dan suasana kegiatan terasa aktif sehingga peserta tidak mudah bosan.
“Kemah literasi ini seru dan tidak membosankan, apalagi pelatihan kepenulisan berita menghadirkan pemateri yang tidak monoton sehingga kegiatan terlihat hidup dan aktif,” katanya.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu memahami dasar-dasar jurnalistik sekaligus meningkatkan kemampuan menulis berita sesuai kaidah penulisan media. Pelatihan tersebut juga menjadi upaya menumbuhkan minat literasi dan keterampilan komunikasi di kalangan pelajar Muhammadiyah. (*)
Penulis : Nova Aquila Salsabila Cahyono | Editor : Fathan Faris Saputro