MuhammadiyahLamongan.com – Suasana akademik terasa di ruang A-205 Universitas Muhammadiyah Lamongan saat lomba esai dalam rangka Joko Tingkir Literacy Camp Competition 1 2026 digelar pada Sabtu (9/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi salah satu cabang perlombaan literasi yang diikuti pelajar SMA/SMK/MA Muhammadiyah se-Jawa Timur.
Berbeda dengan cabang lomba lain yang dilaksanakan secara langsung di lokasi kegiatan, lomba esai telah melalui tahapan pengumpulan karya sejak sebelum agenda kemah dimulai. Panitia sebelumnya membagikan tautan Google Drive kepada seluruh peserta sebagai media pengumpulan naskah dengan tenggat waktu satu pekan sebelum perlombaan berlangsung.
Seluruh karya yang masuk kemudian melalui proses verifikasi administrasi dan pemeriksaan plagiarisme menggunakan aplikasi Turnitin. Tahapan tersebut dilakukan untuk memastikan orisinalitas tulisan sekaligus menjaga kualitas karya yang dipresentasikan peserta di hadapan dewan juri.
Pada hari pelaksanaan, peserta bergantian mempresentasikan hasil tulisan mereka di depan dewan juri dan peserta lain. Masing-masing peserta diberi waktu untuk menjelaskan gagasan, latar belakang masalah, hingga solusi yang dituangkan dalam esai.
Lomba esai kali ini dinilai oleh tiga dewan juri, yakni Bunda Oriza Zativalen, M.Pd., Ramanda Dr. Ari Susandi, M.Pd., dan Ayunda Syafna Cahya. Penilaian meliputi kualitas isi tulisan, teknik penyampaian presentasi, penguasaan materi, serta kemampuan peserta menjawab pertanyaan dari dewan juri.
Selama perlombaan berlangsung, suasana ruangan tampak kondusif dan penuh antusiasme. Para peserta terlihat percaya diri saat menyampaikan ide dan argumentasi yang telah mereka susun dalam karya tulis masing-masing. Beberapa peserta bahkan aktif memaparkan solusi inovatif terhadap persoalan pendidikan, sosial, dan literasi yang mereka angkat dalam esai.
Penanggung jawab lomba, Ayunda Adine, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai perencanaan sejak tahap pengumpulan karya hingga sesi presentasi. Menurutnya, kedisiplinan peserta turut membantu panitia dalam mempersiapkan jalannya perlombaan.
“Alhamdulillah tidak ada peserta yang terlambat mengumpulkan esai, sehingga panitia bisa melakukan pengecekan Turnitin dan memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan keberlangsungan acara,” ujarnya.
Ia menambahkan, lomba esai tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi peserta untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan menyampaikan gagasan secara ilmiah. Selain itu, sesi presentasi di depan umum dinilai mampu meningkatkan kepercayaan diri peserta dalam berbicara di hadapan audiens.
Melalui pelaksanaan yang tertib dan lancar, lomba esai turut menambah semarak rangkaian kegiatan Joko Tingkir Literacy Camp Competition 1 2026 yang digelar di lingkungan Universitas Muhammadiyah Lamongan. (*)
Penulis : Nova Aquila Salsabila Cahyono | Editor : Fathan Faris Saputro