Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Menuju Green Community, Dosen UMLA Edukasi Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di PRA Sukodadi

MuhammadiyahLamongan.com– Dosen Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melaksanakan kegiatan sosialisasi pengabdian kepada masyarakat bertema Menuju Green Community melalui Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Produksi Nutrisi Pre+Probiotik sebagai Starter Pupuk Organik dan Pakan Ternak yang bertempat di PRA Sukodadi, Lamongan. Jumat (8/5/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh jamaah ‘Aisyiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah (NA) sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.

Program ini merupakan realisasi dari Hibah RisetMu yang didanai oleh Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan riset dan pengabdian dosen di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan BA (Baitul Arqam) dalam memperkuat nilai-nilai dakwah sosial kemasyarakatan. Penelitian dan kegiatan pengabdian ini dipimpin oleh Ketua Peneliti, Muktamar Cholifah Aisyiyah, M.Si.

Dalam kegiatan tersebut, dosen UMLA berperan sebagai fasilitator, edukator, sekaligus pendamping masyarakat dalam memberikan pemahaman terkait pengelolaan sampah organik rumah tangga. Sosialisasi ini menekankan bahwa sampah seperti sisa makanan, kulit buah, sayuran, dan daun-daunan yang selama ini sering dibuang.

Sebenarnya memiliki potensi untuk diolah menjadi produk yang bernilai guna dan bermanfaat bagi lingkungan maupun ekonomi keluarga.

Peserta juga diperkenalkan dengan pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) berbasis prebiotik dan probiotik sebagai solusi praktis dalam mengelola sampah organik. Melalui proses fermentasi dengan bantuan mikroorganisme baik, sampah organik dapat diubah menjadi nutrisi yang bermanfaat bagi tanaman sekaligus sebagai bahan fermentasi pakan ternak. Pendekatan ini dinilai sederhana, ekonomis, dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Peneliti, Muktamar Cholifah Aisyiyah, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis pengelolaan sampah, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat. “Melalui program ini, kami ingin mengajak jamaah ‘Aisyiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah untuk melihat sampah organik bukan sebagai masalah, tetapi sebagai potensi yang bisa diolah menjadi manfaat. Dari dapur rumah tangga, kita dapat menghasilkan pupuk organik yang bermanfaat bagi tanaman, mendukung ketahanan pangan keluarga, sekaligus menjaga kebersihan lingkungan. Inilah bentuk nyata pengabdian yang lahir dari riset dan diharapkan dapat terus berkelanjutan di masyarakat,” ujarnya.

Program ini juga sejalan dengan Gerakan Lumbung Hidup ‘Aisyiyah (GLHA), yaitu pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk menanam tanaman pangan seperti cabai, sayuran, buah, dan tanaman obat keluarga. Dengan memanfaatkan POC dari hasil pengolahan sampah rumah tangga, masyarakat diharapkan dapat lebih mandiri dalam menjaga kesuburan tanaman serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.

Selain itu, kegiatan ini turut menegaskan pentingnya mewujudkan Qoryah Thayyibah, yaitu lingkungan masyarakat yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. Pengelolaan sampah organik menjadi salah satu langkah konkret dalam menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan nilai ibadah.

Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Jamaah ‘Aisyiyah dan Nasyiatul ‘Aisyiyah menyambut baik sosialisasi ini karena memberikan wawasan baru sekaligus solusi praktis yang dapat diterapkan secara langsung.

Diharapkan dengan kegiatan ini dapat menjadi awal terbentuknya gerakan bersama dalam pengelolaan sampah organik berbasis rumah tangga di wilayah Sukodadi, Lamongan.

Penulis Rohmat, Editor Ma’in

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Perdana TvMu Jatim 1 di Produksi dari Studio SMK Muhammadiyah 1 Lamongan, Libatkan Siswa dalam Produksi

Read next
0
Share