MuhammadiyahLamongan.com -Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Lamongan menggelar Musyawarah Kerja Daerah (Musykerda) 2 yang dirangkai dengan Semarak Milad ke-95. Acara ini berlangsung di Pantai Panduri. Ahad (31/5/2026)
Kegiatan ini mengusung tema Gerakan Perempuan Muda untuk Masa Depan Berkelanjutan. Pemilihan lokasi alam terbuka memberi nuansa segar sekaligus memperkuat semangat kebersamaan seluruh peserta.
Musykerda 2 diikuti oleh seluruh perwakilan Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah se-Kabupaten Lamongan. Sebanyak 23 cabang hadir dengan masing-masing mendelegasikan tujuh anggota sebagai peserta aktif dalam forum kerja daerah ini.
Kehadiran penuh seluruh cabang menunjukkan komitmen kolektif dalam memperkuat peran strategis perempuan muda Muhammadiyah di tingkat daerah
Salah satu peserta dari Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Babat berangkat bersama menuju lokasi kegiatan dengan suasana penuh kegembiraan. Rombongan tersebut dipimpin oleh Ketua PCNA Babat, Ayunda Ratna Dewi, didampingi Ayunda Vivin, Ayunda Nikmah, Ayunda Rika, Ayunda Ely, dan Ayunda Nindy
Musykerda 2 PDNA Lamongan secara resmi dibuka oleh PDM Lamongan melalui sambutan yang disampaikan oleh H. Muntholib Sukandar.Dalam pembukaan tersebut ditekankan pentingnya kesinambungan,
“Kader Nasyiatul Aisyiyah harus mempunyai program kerja yang adaptif terhadap tantangan sosial, pendidikan, dan lingkungan di masa depan. Forum Musykerda diarahkan sebagai ruang strategis untuk merumuskan langkah konkret organisasi,” Ujarnya.
Perayaan Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah dalam rangkaian Musykerda memberi makna reflektif bagi seluruh peserta. Usia organisasi yang panjang menjadi pengingat akan kontribusi berkelanjutan perempuan muda Muhammadiyah dalam dakwah dan pemberdayaan.
Musykerda 2 dan Semarak Milad ke-95 ini diharapkan menghasilkan rumusan kerja yang aplikatif dan berkelanjutan. Seluruh peserta membawa pulang semangat kolaborasi serta komitmen untuk menguatkan peran Nasyiatul Aisyiyah di cabang masing-masing. Kegiatan ini menegaskan bahwa sinergi, kebersamaan, dan visi jangka panjang menjadi kunci gerakan perempuan muda yang berdaya.
Penulis Berlian Anindya Putri Editor Lim