Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Majelis Tabligh PWM Jatim Gelar AMM Zona Dakwah Pantura

MuhammadiyahLamongan.com – Majelis Tabligh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur menyelenggarakan Pelatihan Akademi Mubaligh Muhammadiyah (AMM) Zona Dakwah Pantura. Acara resmi dibuka pada Jumat (7/6/2024) di Auditorium Budi Utomo, Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) dengan tema “Mencetak Mubaligh Muhammadiyah Moderat Berkemajuan.” Agenda pelatihan ini berlangsung dari hari Jumat hingga Ahad dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, perwakilan Rumah Sakit Muhammadiyah, Badan Pelaksanaan Harian (BPH) UMLA, serta anggota Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Lamongan.

Wakil Ketua PWM Jawa Timur, Prof. Dr. Ir. Moch. Sasmito Djati, M.S., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan pesan penting kepada para peserta agar terus meningkatkan literasi keilmuan mereka sesuai dengan kebutuhan dan masalah di lapangan. “Mubaligh harus terus mengasah dan meningkatkan keilmuan sesuai dengan eranya,” tegasnya. Ia juga menekankan bahwa setiap Muslim memiliki kewajiban menyampaikan risalah dakwah kepada umat, namun mereka yang bukan profesional di bidang ini cukup menyampaikan pesan melalui keahlian masing-masing. “Setiap kita punya kewajiban menyampaikan pesan kebaikan, bedanya Mubaligh Profesional harus memiliki keilmuan agama yang mendalam dan memahami persoalan umat,” pungkas Guru Besar Universitas Brawijaya Malang ini.

Ketua Majelis Tabligh PWM Jawa Timur, Ustadz Abdul Basith, LC, M.PdI, dalam sambutannya menyoroti kebutuhan mendesak akan mubaligh yang memahami persoalan masyarakat secara mendalam. “Selama ini banyak yang mengeluh kekurangan mubaligh tapi upayanya belum kongkrit, ini ikhtiar nyata,” tegasnya. Menurutnya, AMM ini akan menjadi embrio yang akan ditindaklanjuti melalui Korps Mubaligh Muhammadiyah Jawa Timur. “Sebelum mendapatkan ijazah kelulusan, mereka akan memperoleh penugasan dakwah di daerah dan pendampingan secara berkala dari instruktur,” tambahnya.

Rektor UMLA Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, S.Kep, Ns. M.Kes, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan pelatihan mubaligh muda ini yang melibatkan enam kabupaten. “Terima kasih diberi kepercayaan digelarnya Akademi Mubaligh, ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana kami,” ujarnya. Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa digelarnya Akademi Mubaligh Muhammadiyah di kampusnya menjadi motivasi untuk mendirikan perguruan tinggi Ulama Tarjih.

“Meski kampus kami di bawah Kemendikbud, peluang untuk mendirikan jurusan dakwah terbuka lebar. InsyaAllah kami menyiapkan untuk membuka Jurusan Ulama Tarjih hingga jurusan Bahasa,” ungkapnya. Ia juga menambahkan bahwa kampus akan segera mewujudkan sarana dan prasarana untuk Pondok Mahasiswa di belakang kampus sebagai bagian dari tanggung jawab besar dalam menyiapkan mubaligh. “Insyaallah sarana prasarana untuk Pondok Mahasiswa segera kami wujudkan di belakang kampus,” pungkasnya. (*)

Reporter M Roissudin. Editor Moch Muzaki.

2
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Sinergitas Antar Mahasiswa dalam Studi Banding ORMAWA UMLA dan STIQSI

Next Post

Mahasiswa AMM Mengajak Bangun dan Memberi Peringatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share