MuhammadiyahLamongan.com– Himpunan Mahasiswa Teknik Industri (HMTI) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu dengan tema “Strategi Menemukan Research Gap untuk Membangun Penelitian yang Novel dan Berkualitas.”
Kegiatan ini menghadirkan Indira Putri Negari, Ph.D., Peneliti Pusat Riset Vaksin dan Obat, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sebagai narasumber utama. Sabtu (14/6/2026)
Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual ini diikuti oleh mahasiswa Teknik Industri UMLA, khususnya mahasiswa semester 2, 4, dan 6. Kuliah tamu tersebut merupakan salah satu program HMTI dalam mendukung peningkatan kompetensi akademik mahasiswa, khususnya di bidang penelitian dan karya ilmiah.
Dalam sambutannya, Pembina HMTI Universitas Muhammadiyah Lamongan, Rohmat, S.T., M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kemampuan menemukan research gap merupakan salah satu keterampilan penting yang harus dimiliki mahasiswa untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas dan memiliki nilai kebaruan.
“Di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, mahasiswa dituntut tidak hanya mampu melakukan penelitian, tetapi juga mampu mengidentifikasi permasalahan dan peluang penelitian yang belum banyak dikaji. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa Teknik Industri UMLA dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai strategi menemukan research gap sehingga mampu menghasilkan karya ilmiah yang inovatif, relevan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat maupun dunia industri,” ungkap Rohmat.
Ia juga berharap kegiatan kuliah tamu yang menghadirkan narasumber dari BRIN ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa untuk semakin aktif dalam kegiatan penelitian, publikasi ilmiah, serta pengembangan inovasi yang mendukung kemajuan bangsa.
Pada sesi utama, Indira Putri Negari, Ph.D. memaparkan berbagai strategi yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi research gap atau kesenjangan penelitian. Materi yang disampaikan meliputi teknik penelusuran literatur ilmiah, analisis tren penelitian terkini, hingga metode menemukan peluang penelitian yang memiliki nilai kebaruan (novelty) dan kontribusi ilmiah yang signifikan.
Menurut Indira, kemampuan menemukan research gap menjadi fondasi penting dalam penyusunan proposal penelitian maupun tugas akhir. Dengan memahami perkembangan penelitian yang telah ada, mahasiswa dapat merancang penelitian yang lebih terarah, relevan, dan memiliki dampak yang lebih besar terhadap pengembangan ilmu pengetahuan maupun penyelesaian masalah di masyarakat.
Kegiatan ini memberikan berbagai manfaat bagi peserta, di antaranya memperoleh ilmu dan wawasan penelitian terkini, memperluas relasi akademik, serta mendapatkan e-sertifikat sebagai bukti partisipasi. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi selama sesi pemaparan materi dan diskusi yang berlangsung interaktif.
Melalui kegiatan kuliah tamu ini, HMTI UMLA berharap dapat terus mendorong tumbuhnya budaya riset di kalangan mahasiswa serta meningkatkan kualitas penelitian yang dihasilkan.
Dengan bekal pemahaman mengenai strategi menemukan research gap, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan penelitian yang inovatif, berkualitas, dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta kemajuan industri di Indonesia.
Penulis Rara Novika Rahmadhini, Editor Ma’in