MuhammadiyahLamongan.com – Sebagai bagian dari upaya melatih dan melakukan pembejaran dakwah bagi para santri, Panti Asuhan dan Pondok Pesantren Al Mizan Muhammadiyah Lamongan pada tahun ini tetap melakukan kegiatan Praktek dakwah Lapangan.

Bedanya dengan tahun tahun sebelumnya. Praktek Dakwah Lapangan ini dilakukan secara online, dan terfokus di 63 titik ranting masing masing serta pada pembuatan konten digital dan aksi kemanusiaan penanganan Pandemi covid 19.

Hal itu disampaikan oleh Ust Anggun Imanto, Kepala Pondok Pesantren Al Mizan saat melakukan sesi pembukaan Praktek Dakwah Lapangan 1441 H melalui sambungan teleconference pada Senin, 4 Mei 2020.

“Ini adalah salah satu ikhtiar yang dilakukan oleh Al Mizan untuk tetap menghidupkan dakwah meskipun suasana pada saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya

Pandemi Covid-19 ini mengharuskan dan melatih kita untuk membuat langkah berbeda dalam melakukan pendekatan dakwah. “PDL kali ini, kita lebih mengutamakan dakwah lewat sosial media atau dakwah milenial dengan membuat tulisan dan video. Pembuatan dan kontennya akan dibimbing langsung oleh ustad Ustdzah masing dan sasarannya memang adalah masyarakat netizen. Tentu tanpa mengurangi dari maksud dan tujuan yang hendak dicapai,”sambungnya.

Baca Juga  Prof.Dr. Zainudin Maliki, M.Si: Orang Muhammadiyah Harus Selalu Jadi Subjek

Semoga apa yang dilakukan ini bisa memberikan pencerahan kepada masyarakat, pungkas nya.

Sementara itu, Ust Mujianto, Direktur PA dan PP Al Mizan menyambut baik praktek dakwah lapangan yang dilakukan secara online ini. “Awalnya saya Ndak menyangka dan bahkan pesimis acara yang setiap tahun kita laksanakan dan menjadi prasyarat kelulusan santri di berbagai daerah ini tahun ini tidak akan bisa maksimal karena covid, tapi melihat antusiasme serta konsep dakwah online yang dilakukan oleh teman teman panitia, saya percaya bahwa ini akan sangat efektif dan berhasil,”ungkapnya.

Ust Mujianto lalu menambahkan bahwa dakwah yang ada di pesantren al-Mizan ini ada dua yakni dakwah bil lisan dan dakwah bil hal.

“Dakwah bil lisan adalah dakwah secara langsung melalui mimbar-mimbar sedangkan dakwah bil hal adalah dakwah dengan perbuatan secara langsung yang dapat dirasakan masyarakat. Pada kali ini kita lebih melakukan dakwah bil ha di ranting kita masing masing,”paparnya.

Baca Juga  Alumni STIKES MUHLA Diharapkan Dapat Membawa Misi Islam Dan Muhammadiyah

Harapannya, semoga dengan PDL ini para santri semuanya bisa mengamalkan ilmu yang telah didapatkan di Pondok Pesantren al-Mizan agar ilmu yang telah diberikan oleh ustadz dan ustadzah bisa bermanfaat bagi para santri semua, pungkasnya.

Praktek Dakwah Lapangan santri-santri Al Mizan Muhammadiyah Lamongan kali ini dimulai dengan pembekalan selama empat hari (Selasa-Jumat, 5-8 Mei 2020) dan dilakukan dengan melalui meeting room lewat aplikasi zoom. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan konten dakwah dan melakukan aksi kemanusiaan penanganan Pandemi covid 19 di lingkungan masing masing mulai, Sabtu 9 -20 Mei 2020.

Konten konten yang dihasilkan meliputi kultum, pengajaran ngaji TPA, pembelajaran door to door, sosialisasi ZIS, Sosialisasi Putusan Tarjih, Tarikh Islam, Ipteks dan pengembangan diri, wawancara tokoh masyarakat dan aksi penanganan covid 19 di daerah nya masing masing. (Irvan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here