Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Menyatukan Langkah Rumah dan Madrasah, MT Al Istiqomah Kembali Hadir Menguatkan Pendidikan Karakter Anak

MuhammadiyahLamongan.com – Upaya memperkuat pendidikan karakter anak tidak cukup hanya dilakukan di ruang kelas. Kesadaran itulah yang kembali diteguhkan melalui kegiatan Majelis Taklim (MT) Al Istiqomah MI Muhammadiyah Sedayulawas yang digelar pada Selasa (16/6/2026) seusai salat Asar di Aula MI Muhammadiyah Sedayulawas.

Kegiatan pembinaan bagi wali murid tersebut menandai dimulainya kembali program yang telah berjalan lebih dari satu tahun dan kini memasuki tahun kedua pelaksanaannya, bertepatan dengan momentum Tahun Baru Hijriah 1448 H. Melalui program ini, madrasah berupaya memperkuat sinergi antara pendidikan di sekolah dan pembinaan karakter di lingkungan keluarga.

Majelis taklim yang diikuti para orang tua siswa itu dirancang sebagai ruang pembelajaran keagamaan bagi wali murid. Harapannya, para orang tua memiliki bekal yang memadai untuk mendampingi tumbuh kembang anak sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter melalui keteladanan dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua MT Al Istiqomah, Widyawati, S.Pd.I., mengatakan bahwa pendidikan karakter akan berjalan lebih efektif apabila keluarga dan madrasah memiliki visi yang sama dalam mendidik anak.

“Orang tua merupakan madrasah pertama bagi anak. Melalui majelis taklim ini, kami berharap para wali murid memperoleh tambahan ilmu agama sehingga dapat menjadi teladan yang baik serta mendukung program pendidikan yang dilaksanakan di madrasah,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, peserta mendapatkan kajian keislaman dari sejumlah pemateri sesuai bidang keahliannya. Materi tafsir disampaikan oleh Ustaz Abdul Kholis, S.E., materi akhlak oleh Ustaz Khoirul Huda, M.Pd.I., sedangkan materi fikih dan Himpunan Putusan Tarjih (HPT) disampaikan oleh Ustaz Mujib Muhadi, S.H.I.

Kepala MI Muhammadiyah Sedayulawas, Kholid Mawardi, S.Pd., mengapresiasi antusiasme wali murid yang terus mendukung keberlangsungan program tersebut. Menurutnya, MT Al Istiqomah telah memberikan dampak positif dalam mempererat hubungan antara madrasah dan keluarga.

“Selama lebih dari satu tahun pelaksanaan, kami merasakan adanya peningkatan komunikasi dan kerja sama yang baik antara guru dan orang tua. Ketika nilai-nilai yang diajarkan di madrasah juga diterapkan di rumah, pendidikan karakter anak akan semakin kuat,” katanya.

Ia menambahkan, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran di sekolah, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh lingkungan keluarga yang mampu menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan positif pada diri anak.

Apresiasi terhadap program tersebut juga datang dari salah satu wali murid yang sekaligus guru MI Muhammadiyah Sedayulawas, Ririn Retiyanti, S.Pd. Menurutnya, majelis taklim menjadi sarana yang sangat bermanfaat bagi orang tua untuk memperdalam pemahaman keagamaan.

“Materi yang diberikan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Kami mendapatkan banyak wawasan tentang cara mendampingi dan mendidik anak sesuai tuntunan Islam,” tuturnya.

Hal senada disampaikan oleh Lilis Indrawati, S.Pd. Ia menilai kegiatan tersebut mampu mempererat hubungan antara orang tua dan pihak madrasah dalam menjalankan tanggung jawab pendidikan.

“Melalui kegiatan ini, orang tua semakin memahami bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama. Kerja sama yang baik antara rumah dan madrasah akan memberikan dampak positif bagi perkembangan anak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sedayulawas, Maghfur, S.Pd., menyambut baik keberlanjutan program tersebut. Ia menilai MT Al Istiqomah merupakan langkah nyata dalam memperkuat pendidikan berbasis keluarga.

“Program ini sangat positif karena tidak hanya mendidik siswa, tetapi juga membekali orang tua dengan ilmu agama. Dengan demikian, pendidikan karakter dapat berlangsung secara berkesinambungan, baik di madrasah maupun di rumah,” katanya.

Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, MT Al Istiqomah diharapkan terus menjadi wadah pembinaan bagi wali murid sekaligus memperkuat kolaborasi antara keluarga dan madrasah dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berkemajuan. (*)

Penulis : Ahmad Farid | Editor : Fathan Faris Saputro

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Roleta Francesa: Um Guia Completo para Iniciantes e Jogadores Experientes

Read next
0
Share