MuhammadiyahLamongan.com– Suasana penuh haru, kebanggaan, dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan Pelepasan dan Pentas Seni Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Aisyiyah Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Paciran yang digelar di Aula KH. M. Ridlwan Syarqowi, Rabu (18/06/2026).
Acara diikuti oleh seluruh peserta didik dari Taman Bermain (TB) Aisyiyah Sturen, dan (TB) Aisyiyah 02, Kelompok Bermain (KB) 01 dan KB 02, serta TK Aisyiyah 02 dan TK Aisyiyah 04.
Dengan mengusung tema “Tumbuh dalam Iman, Menggapai Masa Depan Gemilang Menuju Cahaya Peradaban.” Rangkaian kegiatan dibagi menjadi dua sesi. Pada sesi pagi yang dimulai pukul 08.00 WIB, dilaksanakan acara pembukaan dan prosesi pelepasan purna siswa yang berlangsung dengan khidmat.
Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Mudir Pondok Modern Paciran, para kepala sekolah dan madrasah se-Pondok Modern Paciran, serta tamu undangan Pimpinan Cabang Aisyiyah Paciran dan Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Paciran Bapak Abdul Chafid Farkhun, M.Pd.
Dalam prosesi pelepasan, para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan PAUD secara simbolis dipanggil namanya satu persatu untuk naik keatas Pentas mendapatkan ucapan selamat. Tangis haru orang tua berpadu dengan rasa bangga menyaksikan putra-putri mereka tumbuh menjadi generasi yang siap menatap masa depan.
Memasuki sesi malam hari, Aula KH. M. Ridlwan Syarqowi kembali dipadati oleh para orang tua, tamu undangan, dan warga masyarakat yang antusias menyaksikan pagelaran pentas seni. Beragam penampilan disuguhkan oleh para siswa, mulai dari pembacaan ayat Al-Qur’an, hafalan hadist-hadist pilihan, hafalan Asmaul Husna, menyanyi paduan suara, tarian kreasi, hingga berbagai pertunjukan edukatif yang menghibur.
Puncak acara sekaligus penampilan penutup yang paling dinantikan adalah penampilan Drama Kolosal yang berjudul “Sang Pencerah” yang dibawakan oleh siswa-siswi TK Aisyiyah 02 dari Kelompok B dibawah bimbingan Ibu Nun Zairina, S.Pd. Penampilan tersebut sukses memukau seluruh penonton yang hadir.
Dengan kostum yang menarik ala busana Jogja tempo dulu, penghayatan karakter yang baik, serta alur cerita yang sarat nilai perjuangan dan keteladanan, para siswa berhasil menggambarkan perjalanan dakwah dan perjuangan K.H. Ahmad Dahlan sebagai Sang Pencerah dalam mendirikan Organisasi Muhammadiyah dengan penuh percaya diri.
Kepala TK Aisyiyah 04 sekaligus Ketua pelaksana kegiatan Ibu Nikmatur Rohmah, S.Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan Pelepasan dan Pentas Seni tahun ini berjalan dengan lancar dan meriah. Melalui tema yang kami usung, kami berharap anak-anak tidak hanya tumbuh cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam keimanan, berakhlak mulia, dan siap menjadi generasi penerus yang membawa cahaya peradaban di masa depan. Terima kasih kepada seluruh guru, wali murid, dan semua pihak yang telah memberikan dukungan luar biasa,” tuturnya.
Sementara itu, Ibu Nun Zairina, S.Pd., selaku Kepala Taman Bermain Aisyiyah 02 yang sekaligus pembina Drama Kolosal Sang Pencerah, mengungkapkan rasa bangganya atas penampilan para peserta didik.
“Anak-anak telah berlatih dengan penuh semangat selama beberapa minggu terakhir. Tujuan utama kami bukan hanya menampilkan pertunjukan, tetapi juga menanamkan nilai keteladanan, keberanian, kerja sama, dan semangat perjuangan Muhammadiyah sejak usia dini. Alhamdulillah, mereka mampu menampilkan yang terbaik dan mendapat apresiasi yang luar biasa dari para penonton,” ungkapnya.
Gelaran Pelepasan dan Pentas Seni PAUD Aisyiyah Pondok Modern Paciran tahun 2026 pun ditutup dengan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen PAUD Aisyiyah Pondok Modern Paciran dalam menghadirkan pendidikan yang memadukan nilai keislaman, kreativitas, dan pembentukan karakter sejak usia dini demi melahirkan generasi yang unggul dan berkemajuan.
Nama-nama siswa Kelompok B TK.Aisyiyah 04 Pondok Modern Paciran, Pemeran Drama Kolosal “Sang Pencerah” yakni Syifa, Bintang, Khaura, Afifah, Ache, Shiren, Azzura, Adifa, Rania, Adel, Lesti, Icha, Aira,Jihan, Nizar, Delvin, Zavier, Bilal, Haris, Syafiq, dan Shahir.
Penulis: Salnun Mahya Salsabila, Editor: Ma’in