Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Wakil Ketua PWM Jatim Hadiri Purnawiyata Perguruan Muhammadiyah Palirangan Solokuro, Paparkan Resep Pendidikan Islam

MuhammadiyahLamongan.com– Suasana khidmat dan penuh syukur menyelimuti halaman Perguruan Muhammadiyah 05 Palirangan, Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan. Ribuan siswa dan orang tua wali berkumpul dalam acara Purnawiyata (Pelepasan) siswa-siswi lulusan tahun ajaran 2025/2026. Kamis (18/6/2026)

Acara yang menjadi puncak perjalanan akademik ini diikuti oleh lulusan dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Perguruan Muhammadiyah Palirangan, yakni Kelompok Bermain (KB) Aisyiyah Palirangan, Taman Kanak-Kanak (TK) Aisyiyah Palirangan, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah 05 Palirangan, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Muhammadiyah 12 Palirangan, serta Madrasah Aliyah (MA) Muhammadiyah 10 Palirangan.

Kehadiran tokoh penting dalam acara ini memberikan warna khusus. Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Dr. H. M. Sholihin Fanani, M.PSDM, hadir secara langsung untuk memberikan motivasi dan tausiyah kepada para wisudawan dan civitas akademika.

Dalam amanatnya, Dr. Sholihin menekankan pentingnya fondasi karakter yang kuat bagi generasi muda Muslim. Ia menyampaikan apa yang disebutnya sebagai “Resep Pendidikan Islam” yang terdiri dari 4T dan 1S, yaitu:

  1. Tilawah: Kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an dengan baik.
  2. Tazkiyah: Penyucian jiwa dan pembentukan akhlak mulia.
  3. Ta’lim: Proses pembelajaran ilmu pengetahuan yang bermanfaat.
  4. Tauhid: Penanaman keimanan yang kokoh hanya kepada Allah SWT.
  5. Sukses: Meraih keberhasilan dunia dan akhirat sebagai buah dari empat pilar sebelumnya.

“Keempat T ini adalah pondasi. Jika Tilawah, Tazkiyah, Ta’lim, dan Tauhid sudah tertanam kuat dalam diri seorang pelajar, maka kesuksesan hakiki akan mengikuti dengan sendirinya,” ujar Dr. Sholihin di hadapan ratusan peserta purnawiyata.

Ia juga berpesan agar para lulusan tidak berhenti belajar setelah meninggalkan bangku sekolah. Menurutnya, tantangan zaman di tahun 2026 ini semakin kompleks, sehingga bekal iman dan ilmu yang didapat di Perguruan Muhammadiyah harus terus diasah dan diamalkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, perwakilan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Palirangan menyatakan bahwa acara purnawiyata kali ini bukan sekadar seremonial pelepasan, melainkan momen refleksi dan komitmen baru bagi para alumni untuk menjadi agen perubahan yang berakhlak Islami.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan pengumuman siswa berprestasi di masing-masing tingkatan.m serta doa mengharap keberkahan bagi seluruh lulusan agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau berkontribusi positif bagi umat dan bangsa.

Penulis Husnul Aqip Editor Lim

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Air Mata Bahagia di Aula Abdurrahman Syamsuri: Saat Kurikulum Cinta Mewujudkan Mimpi Generasi Qur’ani MIM 16 Karangasem

Next Post

Drama Kolosal Sang Pencerah Menjadi Penutup Gelaran Pelepasan dan Pentas Seni PAUD Aisyiyah Pondok Modern Paciran

Read next
0
Share