Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Kolaborasi UKM HW UMLA dan Mahasiswa Keperawatan Perkuat Edukasi serta Skrining TBC di Desa Sendangharjo

MuhammadiyahLamongan.com – Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan penyakit menular terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Hizbul Wathan (HW) Kafilah Joko Tingkir Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) bersama mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan semester II, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UMLA, serta Bidan Desa menggelar seminar, penyuluhan, dan skrining kesehatan di Balai Desa Sendangharjo, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Senin (3/8/2026).

Mengusung tema “Optimalisasi Edukasi dan Pemeriksaan Kesehatan sebagai Upaya Mewujudkan Masyarakat Desa yang Sehat dan Bebas TBC”, kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sebanyak 36 warga mengikuti rangkaian kegiatan yang dipadukan dengan layanan pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma.

Pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan kadar gula darah, asam urat, tekanan darah, pengukuran tinggi dan berat badan, serta lingkar perut. Layanan ini bertujuan membantu masyarakat mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini sekaligus menjadi langkah preventif terhadap berbagai penyakit, baik menular maupun tidak menular.

Selain pemeriksaan kesehatan, peserta memperoleh edukasi mengenai tuberkulosis (TBC). Materi disampaikan oleh Dr. Ari Susandi, M.Pd., yang berkolaborasi dengan mahasiswa S1 Keperawatan dalam memperagakan praktik pencegahan penularan TBC, seperti etika batuk dan bersin, enam langkah mencuci tangan yang benar, pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Dalam pemaparannya, Dr. Ari Susandi menegaskan bahwa upaya pemberantasan TBC tidak dapat dibebankan hanya kepada tenaga kesehatan, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

“TBC merupakan penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan apabila masyarakat memiliki pengetahuan yang benar serta disiplin menjalankan pola hidup sehat. Edukasi seperti ini menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran bersama agar masyarakat tidak takut melakukan pemeriksaan dan mampu memutus rantai penularan sejak dari lingkungan keluarga,” ujarnya.

Penyuluhan berlangsung interaktif. Warga tampak antusias mengikuti demonstrasi yang diperagakan mahasiswa keperawatan, mulai dari praktik etika batuk dan bersin menggunakan siku bagian dalam hingga tata cara mencuci tangan yang benar. Sejumlah peserta juga aktif mengajukan pertanyaan mengenai gejala, cara penularan, hingga pengobatan TBC.

Salah seorang mahasiswa S1 Keperawatan, Reifan, mengatakan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung kepada masyarakat.

“Kami berharap edukasi yang diberikan hari ini tidak berhenti saat kegiatan selesai. Semoga masyarakat dapat menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari serta tidak ragu memeriksakan diri apabila mengalami gejala yang mengarah pada TBC. Pencegahan akan jauh lebih baik jika dilakukan bersama-sama,” katanya.

Kolaborasi antara UKM HW Kafilah Joko Tingkir UMLA, mahasiswa S1 Keperawatan, mahasiswa KKN UMLA, dan Bidan Desa menjadi wujud nyata sinergi perguruan tinggi dengan masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan warga desa. Melalui pendekatan edukatif dan layanan kesehatan langsung, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini, pemeriksaan kesehatan berkala, serta pencegahan penyakit menular, khususnya tuberkulosis.

Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mewujudkan Desa Sendangharjo yang sehat, tangguh, dan bebas TBC. (*)

Penulis : Nova Aquila Salsabila Cahyono | Editor : Fathan Faris Saputro

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Best Slots Online Casino Online: An Overview to Discovering the Perfect Gaming Experience

Read next
0
Share