Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

seminar-internasional

Akhlaqul Karimah Sebagai Kunci Keberhasilan Dakwah

seminar-internasionalMuhammadiyahLamongan.com – Sebuah terobosan baru untuk memberikan spirit keislaman dan menanamkan akhlaqul karimah kepada siswa dilakukan oleh SMK Muhammadiyah 6 Modo. Seminar internasional dengan mengambil tema “Mengungkap Fakta Perkembangan Islam di Eropa” diselenggarakan senin, (10/10).

Tiga pemateri dihadirkan langsung dari Inggris, yaitu : Raja Farrukh Mahmood, Muhammad Aadam Shehzad, Mohammad Avais Yousaf, tampak direktur rabihatour.com, Nurdin Afhami mendampingi pembicara selama seminar, serta dihadiri tidak kurang dari 300 orang yang memadati hall SMK Muhammadiyah 6 Modo.

H. Fatkhurrokhim dalam sambutannya mensosialisasikan Boarding School Muhammadiyah cabang Modo, dikompleks SMKM 6 Modo. Fatkhurrokhim berkeyakinan bahwa pondok yang dirintis berbasiskan entrepreneur ini dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat

Ustadz Raja Farrukh Mahmood mengungkapkan bagaimana islam di Indonesia membumi, ada masjid disetiap tempat, dengan mudah mendengar suara adzan. Kalau di Eropa rela menjadikan masjid disetiap jengkal tanah yg di jumpai. Menjadi seorang muslim di Indonesia seharusnya pandai bersyukur, banyak masjid dimana-mana, terdengar suara adzan dengan jelas setiap waktu sholat, mendapatkan kemudahan dalam beribadah, sangat berbeda dengan kehidupan muslim di luar negeri. Mereka rela setiap jengkal tanah menjadikan masjid untuk media dakwah.

Mohammad Avais Yousuf merasa bersyukur, islam sudah tak asing lagi di Eropa, setiap dua jam ada satu orang memluk islam. Salah satu kunci kesuksesan dakwah di Eropa adalah dengan menekankan akhlaqul karimah, banyak orang masuk islam karena kebaikan seorang muslim.

Muhammad Aadam Shehzad mengungkapkan ada sebuah peristiwa menarik, suatu hari ada pemuda yang tertindih bangunan, tubuhnya banyak yang patah dan remuk, maka disarankan untuk meminum air zamzam, sebuah keajaiban terjadi, dalam jangka waktu dua bulan tubuhnya kembali pulih.

Mereka berpesan kepada para siswa agar rajin belajar untuk membangun impian dimasa datang. Apabila berkeinginan menjadi pemimpin maka harus memiliki sifat jujur, adail dan loyalitas yang tinggi. (M. Suud)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

“Nganyari” Gedung Dakwah Muhammadiyah Laren

Next Post

Kader IMM Harus Jaga Hati, Sikap dan Perbuatan

Comments 1
  1. Alhamdulillah… melalui sy, ketiga narasumber menghaturkan rasa terimakasih yg teramat sangat kepada semua pihak yg terlibat dalam event istimewa tsb. Ke depan, silaturrahim smoga makin luas dan berkelanjutan..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share