Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

imm-ikatan-mahasiswa-muhammadiyah

Kader IMM Harus Jaga Hati, Sikap dan Perbuatan

imm-ikatan-mahasiswa-muhammadiyahMuhammadiyahLamongan.com – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) STIT Muhammadiyah Paciran menggelar Masa Ta’aruf (MASTA) dengan tema “Derap Derupkan Langkah dan Kibar Geleparkan Panji-Panji IMM” Senin (10/10). bertempat di Perguruan Muhammadiyah Desa Sidokelar, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Acara MASTA IMM ini di ikuti oleh 22 peserta dari mahasiswa STIT Muhammadiyah Paciran.

Dalam Sambutanya Alfian Ridho Illah ketua umum PK IMM STIT Muhammadiyah Paciran, menyambut peserta MASTA IMM dengan penuh semangat.

Kita ini siapa? Kita untuk apa? Kita untuk siapa? Kita adalah mahasiswa, untuk kebaikan,  untuk agama dan bangsa. “Seperti dalam tujuan IMM adalah untuk mengusahakan terbentuk akademisi islam yg berakhlaq mulia,”Tambah Alfian.

Sambutan perwakilan kampus diwakili M. Kholis selaku Alumni IMM STIT Muhammadiyah Paciran, menyampaikan pesan permohonan maaf dari Bapak Drs. Moh. Hasan Rasidi, M.Pd.I Ketua STIT Muhammadiyah Paciran tidak bisa hadir, karena ada kepentingan lain.

M. Kholis berpesan agar menjadi mahasiswa yg rajin dan cerdas. Karena kuliah tidak hanya mencari ijazah atau nilai saja. Lebih lanjut diterangkan bahwa dikampus STIT Muhammadiyah Paciran, organisasi kemahasiswaan hanyalah IMM, status IMM adalah organisasi otonom sesuai qoidah PTM terang M. Kholis ketua umum PK. IMM STIT Periode 2014-2015.

“Moment MASTA ini, silahkan mengenal IMM lebih dalam, jika tidak ingin mencari tau, maka tidak tahu apa itu IMM,” tegas M. Kholis.

Syafi’in Sekretaris PRM sidokelar menjelaskan, Semua yang ada di organisasi hanyalah aplikasi, program intinya adalah software. Seperti dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pendidikan, pengabdian, dan penelitian.

“Hidup di abad modern kita harus menata hati dengan menata sikap, lahir dan batin. Ada empat hal yang akan merusak umat, pertama adalah waktu luang atau pengangguran, kedua adalah salah pergaulan, yang ketiga adalah kemajuan iptek, dan keempat adalah kontrol orang tua. Semua itu harus kita jaga dengan iman yang kuat,” Terang Syafiin.(*Ali/Kholis)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Akhlaqul Karimah Sebagai Kunci Keberhasilan Dakwah

Next Post

3M dan 3T Untuk Sukses Menjadi Pemimpin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share