Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Mahasiswa PGSD UMLA Kembangkan Media Sains Scratch, Asah Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar

MuhammadiyahLamongan.com – Inovasi pembelajaran berbasis teknologi terus lahir dari kalangan akademisi. Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Mei Sasti Fadhilah, berhasil mengembangkan media pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis Sains Scratch yang terbukti valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV sekolah dasar.

Inovasi tersebut dikembangkan melalui penelitian skripsi yang dilaksanakan di MI Muhammadiyah 01 Payaman, Kabupaten Lamongan. Setelah melalui serangkaian uji kelayakan dan implementasi di kelas, media pembelajaran ini dinilai layak untuk diseminasi dan dimanfaatkan oleh sekolah-sekolah dasar lainnya.

Media Sains Scratch dirancang untuk membantu siswa memahami materi perubahan bentuk energi melalui gim edukatif dan animasi interaktif. Pendekatan tersebut mendorong peserta didik tidak hanya menghafal konsep, tetapi juga mampu menganalisis, menghubungkan informasi, serta menarik kesimpulan berdasarkan fakta yang dipelajari.

Mei Sasti Fadhilah mengatakan, pengembangan media ini berangkat dari keinginannya menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik sekaligus bermakna bagi siswa sekolah dasar. Sebagai mahasiswa PGSD di lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah, ia ingin memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

“Melalui gim dan animasi interaktif, saya mengajak siswa memahami konsep sains sambil mengasah kemampuan berpikir kritis dan rasa ingin tahu. Alhamdulillah, guru dan kepala sekolah di lokasi uji coba memberikan respons yang sangat positif karena proses pembelajaran di kelas menjadi lebih hidup,” ujar Mei Sasti saat diwawancarai, Rabu (24/6/2026).

Keberhasilan pengembangan media tersebut tidak terlepas dari pendampingan dosen pembimbing, yakni A.F. Suryaning Ati MZ., M.Pd., selaku Dosen Pembimbing I dan Mochammad Miftachul Huda, M.Pd., selaku Dosen Pembimbing II. Keduanya memberikan arahan sejak tahap perancangan hingga proses validasi produk.

Pihak MI Muhammadiyah 01 Payaman turut mengapresiasi inovasi tersebut. Menurut hasil uji coba, penggunaan media berbasis digital mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, reflektif, dan kontekstual. Siswa terlihat lebih berani menyampaikan pendapat, berdiskusi, serta mengevaluasi informasi sebelum mengambil kesimpulan.

Ke depan, Mei Sasti berencana melakukan diseminasi media pembelajaran Sains Scratch kepada berbagai sekolah dasar melalui forum ilmiah maupun komunitas guru. Ia berharap inovasi tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih luas oleh guru di sekolah negeri maupun swasta sebagai alternatif pembelajaran IPAS yang interaktif dan berpusat pada peserta didik.

Guru, kepala sekolah, maupun praktisi pendidikan yang ingin mempelajari dan mencoba media pembelajaran tersebut dapat mengaksesnya melalui laman Scratch pada tautan berikut: https://scratch.mit.edu/projects/1309474791. (*)

Penulis : Syafna Cahaya Arfina | Editor : Fathan Faris Saputro

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Vavada Sweet Bonanza graj darmowo nv casino lub dzięki oryginalne finanse!

Next Post

Menghibur Sekaligus Menginspirasi, Mekar Tapi Layu Warnai Purna Siswa Muhammadiyah Sumberagung

Read next
0
Share