MuhammadiyahLamongan.com – Dentuman alat musik berpadu dengan langkah yang kompak menggema di Dome Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA), Ahad (26/7/2026). Dalam rangkaian Tabligh Akbar Milad Ke-109 ‘Aisyiyah yang mengusung tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, penampilan Drumband Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Sendangagung menjadi salah satu atraksi yang menyita perhatian ribuan peserta.
Dengan formasi lengkap yang terdiri atas dirigen, color guard, pemain snare drum, bass drum, tenor drum, simbal, marching bell, dan pianika, kelompok drumband tersebut tampil penuh semangat. Kekompakan gerakan, ketepatan tempo, dan harmonisasi musik mendapat apresiasi dari tamu undangan serta warga ‘Aisyiyah yang memadati arena kegiatan.
Sejak memasuki area pertunjukan, Drumband PRA Sendangagung berhasil membangun suasana yang semakin semarak. Iringan lagu yang dimainkan membuat peserta ikut bertepuk tangan mengikuti irama. Penampilan itu tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan yang menjadi ciri gerakan ‘Aisyiyah.
Di balik penampilan tersebut, terdapat rutinitas latihan yang dijalani secara konsisten. Para personel secara berkala berlatih untuk menjaga kekompakan, ketepatan tempo, serta kualitas permainan. Menjelang penampilan pada Tabligh Akbar Milad Ke-109 ‘Aisyiyah, latihan difokuskan pada penyelarasan aransemen lagu, pembentukan formasi, dan penyempurnaan gerakan agar dapat tampil maksimal di hadapan ribuan peserta.
Perwakilan PRA Sendangagung, Titin, mengatakan bahwa latihan telah menjadi agenda rutin kelompok drumband, sehingga para personel selalu siap tampil dalam berbagai kesempatan.
“Latihan memang kami lakukan secara rutin. Kalau ada lagu baru atau menjelang tampil di suatu acara, kami tinggal menyesuaikan dan mematangkan materi yang akan dibawakan. Ibu-ibu sudah terbiasa karena kami sudah sering tampil selama bertahun-tahun. Bahkan, drumband kami juga kerap diundang untuk memeriahkan berbagai kegiatan, seperti milad, pawai, maupun acara lainnya,” ujar Titin.
Menurut Titin, pengalaman tampil di berbagai kegiatan menjadi modal penting bagi para personel untuk terus meningkatkan kemampuan. Selain mengasah keterampilan bermusik, kegiatan drumband juga menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan rasa percaya diri.
Penampilan Drumband PRA Sendangagung menjadi salah satu suguhan yang memperkaya rangkaian Tabligh Akbar Milad Ke-109 ‘Aisyiyah. Kehadirannya menunjukkan bahwa seni musik dapat menjadi media dakwah yang efektif sekaligus mempererat kebersamaan di tengah masyarakat.
Bagi para personel, penampilan tersebut merupakan buah dari latihan yang dilakukan secara berkesinambungan, kerja sama yang solid, serta dedikasi seluruh anggota. Kekompakan yang ditampilkan di atas panggung menjadi bukti bahwa pertunjukan yang berkualitas lahir dari kedisiplinan, kolaborasi, dan dukungan para pembina.
Tabligh Akbar Milad Ke-109 ‘Aisyiyah tidak hanya menjadi ruang penguatan dakwah dan silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah bagi kader untuk menampilkan potensi seni yang dimiliki. Penampilan Drumband PRA Sendangagung menjadi salah satu bukti bahwa dakwah dapat disampaikan melalui berbagai medium, termasuk seni musik yang mampu menghadirkan kegembiraan sekaligus mempererat kebersamaan. (*)
Penulis: Nova Aquila Salsabila Cahyono | Editor: Fathan Faris Saputro