MuhammadiyahLamongan.com – Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML) kembali menunjukkan komitmen kemanusiaannya dengan memberangkatkan Tim Medis Darurat (Emergency Medical Team/EMT) tahap kedua ke lokasi bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Prosesi pelepasan tim dilaksanakan di Masjid Asy-Syifa kompleks RSML, Sabtu (5/9/2026).
Pengiriman personel tahap kedua ini bertujuan untuk melanjutkan penanganan medis sekaligus memperluas jangkauan layanan kesehatan bagi para korban terdampak pascagempa.
Anggota tim EMT RSML, Suprayetno, S.Kep., Ns., menyampaikan bahwa rotasi personel ini dilakukan untuk menjaga stamina dan efektivitas pelayanan medis di lapangan, menggantikan tim tahap pertama yang telah bertugas sebelumnya,
“Hari ini EMT memberangkatkan tim lanjutan untuk menggantikan tim pertama yang sudah bertugas di lokasi. Tim tahap kedua ini terdiri dari empat perawat dan satu personel logistik,” ujar Suprayetno di sela-sela pemberangkatan.
Adapun lima personel RS Muhammadiyah Lamongan yang diterjunkan dalam misi kemanusiaan tahap dua ini meliputi:
- Suprayetno, S.Kep., Ns. (Tenaga Keperawatan)
- Syafi’i Abdul Karim, S.Kep., Ns. (Tenaga Keperawatan)
- M. Agus Asyari, A.Md.Kep. (Tenaga Keperawatan)
- Farobi, S.Kep., Ns. (Tenaga Keperawatan)
- Atekan (Tim Logistik)
Kehadiran tim gabungan medis dan logistik ini diharapkan dapat menjaga kontinuitas suplai bantuan serta memastikan penanganan kesehatan bagi masyarakat di lokasi gempa NTT berjalan optimal.
Penulis Adi Familu Editor Lim