MuhammadiyahLamongan.com – Dr. Piet Hizbullah Khaidir, S.Ag, MA, Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, hadir dalam acara Haflah Akhirussanah MI Muhammadiyah 5 Mencorek (MI Mulia) angkatan ke-38. Acara tersebut diselenggarakan pada hari Senin, (26/6/2023), di halaman MI Muhammadiyah 5 Mencorek.
Kepala madrasah, Roqib, S.Pd, menyampaikan bahwa Haflah Akhirussanah MI Muhammadiyah 5 Mencorek angkatan ke-38 ini merupakan momen wisuda bagi 11 siswa, yaitu Leo, Hafidz, Ayuf, Yuda, Azza, Ziyan, Zifara, Mutia, Bintan, Elsa, dan Amira. kesebelas siswa ini telah menyelesaikan pendidikan mereka di MI Muhammadiyah 5 Mencorek pada tahun pelajaran 2022/2023.
Roqib, S.Pd, menambahkan bahwa acara Haflah Akhirussanah ini menampilkan dua puluh rangkaian acara, termasuk tilawatil quran, tari Islami, tari pancasila, tari nusantara, Tapak Suci, pantomim, sambutan, dan diakhiri dengan ceramah siraman qolbi oleh Dr. Piet Hizbullah Khaidir, S.Ag, MA, sekretaris PDM Lamongan.
Selain dihadiri oleh Sekretaris PDM Lamongan, acara tersebut juga dihadiri oleh tokoh Muhammadiyah Mencorek, Kepala Desa dan Sekretaris Desa Sendangharjo, ketua RT dan RW, serta para wali murid MI Muhammadiyah 5 Mencorek. Sekitar 750 orang ikut menyaksikan Haflah Akhirussanah MI Mulia tersebut.
Kepala madrasah merasa bangga dengan dukungan dari semua pihak dalam acara Haflah Akhirussanah ini, terutama karena MI Mulia adalah satu-satunya lembaga Muhammadiyah yang ada di dusun tersebut. Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama membesarkan MI Mulia dengan mendaftarkan anak-anak usia MI ke MI Muhammadiyah 5 Mencorek.
Ia juga memberikan pesan kepada siswa yang telah diwisuda agar tidak merasa puas hanya dengan sekolah di MI Muhammadiyah 5 Mencorek, tetapi mereka harus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi untuk mengejar cita-cita mereka. Ia berdoa semoga semua siswa menjadi anak yang sholeh dan sholehah, sukses, serta menjadi insan yang berguna bagi agama, umat, bangsa, negara, dan Persyarikatan Muhammadiyah. (*)
Reporter Ma’in. Editor Fathan Faris Saputro.