MuhammadiyahLamongan.com – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) MTs Muhammadiyah 3 (Matsaga) Sedayulawas kembali menggelar kegiatan Kajian Islami Ipmawati (KAILA) pada Selasa (25/11/2025), bertempat di Aula Matsaga Lantai 2. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja muslimah tentang pentingnya adab pergaulan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemateri dalam kegiatan ini adalah Jayidatul Imaroh, S.Pd., yang membawakan materi berjudul “Adab Pergaulan Remaja Muslimah”. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya adab pergaulan sebagai upaya menjaga kehormatan diri serta menjalani interaksi sosial sesuai tuntunan Islam.
Ia menjelaskan bahwa adab pergaulan merupakan tata cara berinteraksi yang sesuai ajaran Islam, dengan tujuan membangun hubungan yang sehat, aman, dan bermartabat. “Remaja muslimah dianjurkan untuk menjaga kehormatan diri dengan berpakaian sopan dan sesuai syariat, menjaga perilaku yang mencerminkan akhlak mulia, serta menghindari kondisi yang dapat membuka peluang maksiat,” ujarnya.
Jayidatul, yang juga merupakan guru TK ABA 1 Sedayulawas, turut membahas batasan interaksi dengan lawan jenis, seperti tidak berkhalwat (berdua-duaan) dengan lawan jenis tanpa mahram, menjaga jarak, menjaga pandangan, dan menggunakan bahasa yang sopan. Hal ini ditegaskan dengan merujuk pada hadis Ibnu Abbas mengenai larangan khalwat.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga pergaulan dengan sesama perempuan. “Kita harus menghindari ghibah dan fitnah, saling menasihati dalam kebaikan, serta membangun persahabatan positif sesuai hadis tentang teman baik dan buruk,” ungkapnya.
Dalam era digital saat ini, ia juga membahas pentingnya bijak dalam menggunakan media sosial. “Jangan mengunggah foto atau video yang membuka aurat, tidak mudah terprovokasi, serta mengutamakan konten yang bermanfaat dan bernilai kebaikan,” jelasnya.
Ia turut menyampaikan pentingnya memilih teman yang baik, yaitu teman yang mengajak kepada kebaikan dan menjauhi maksiat. “Remaja muslimah juga dianjurkan menjaga komunikasi yang baik dengan orang tua, meminta nasihat terkait lingkungan pergaulan, serta memberikan informasi tentang aktivitas dan teman dekat,” tambahnya.
Dalam kesimpulannya, ia menegaskan bahwa adab pergaulan sangat penting untuk menjaga kehormatan dan keselamatan diri. Remaja muslimah perlu mengikuti tuntunan Islam dalam setiap bentuk interaksi agar tetap berada dalam lingkungan yang sehat dan penuh kebaikan.
Kegiatan KAILA ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan remaja muslimah tentang pentingnya adab pergaulan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka dapat menjalani interaksi sosial dengan lebih baik dan sesuai tuntunan Islam. (*)
Penulis M Kholis. Editor Fathan Faris Saputro.