MuhammadiyahLamongan.com- MTs Muhammadiyah 25 Brondong (Mutif) mengadakan pembinaan guru sekaligus keakraban keluarga dalam satu rangkaian gathering selama dua hari di Pacet Mojokerto pada (26-27/06/2025)
Jam 09.25 bus yang membawa rombongan keluarga besar MTs Mutif bertolak dari halaman tugu Van Der Wick Brondong. Selain para guru, yang membuat kegiatan ini terasa berbeda adalah kehadiran 7 Pimpinan Ranting Muhammadiyah Brondong serta suami/istri para guru. Menurut Suaidi, S.Pd.I, Kepala Madrasah, acara ini memang dirancang untuk semakin mengakrabkan semua unsur di MTs Mutif. Hal itu sesuai dengan tema yang diusung yaitu “Gatherness for Greatness”.
Pada jam 12.20 rombongan tiba di lokasi, tepatnya di Vila Ruma Suma Pacet Mojokerto. Acara yang pertama adalah salat dhuhur berjamaah dilanjutkan bersantap siang. Tepat setelah ashar, sesi pembinaan dimulai. Acara yang dipimpin oleh Wakil Kepala bagian Kurikulum, Wargi Utomo, S.Pd.I, terdiri dari 2 materi yang masing-masing disampaikan oleh ketua pengurus Perguruan Muhammadiyah Brondong, Heru Purnama, M.Pd dan Pimpinan Cabang Muhammadiyah Brondong, Mujafar, M.Pd.
Dalam materi Teracher’s Power: Update to Upgrade, Heru Purnama memotivasi semua guru dengan mengingatkan kembali tentang skill yang harus dimiliki seorang guru. Dia menyampaikan bahwa 4 skill itu meliputi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. Selanjutnya, Heru menutup materinya dengan berpesan, “untuk menjadi guru hebat, kalian semua harus memperbarui semangat, memperbarui kemampuan sehingga harapan untuk membangun kemajuan MTs Mutif bisa dilakukan”. Ujarnya.
Tidak cukup itu, materi ke dua yang disampaikan oleh Mujafar, M.Pd mengupas banyak tentang tips dan trik dalam mengembangkan potensi siswa. Dalam topik Meramu Karakter Siswa menjadi Potensi, Jafar mengulas tentang kemampuan-kemampuan dasar yang dimiliki anak, cara pandang orangtua/guru terhadap potensi anak hingga tips dan trik dalam mengembangkan potensi itu. Dalam 11 kiat itu, satu diantaranya adalah mengisi baterai kasih sayang anak.
Menurut Jafar, ini harus diperhatikan oleh orang tua maupun guru untuk memberikan pujian, sentuhan fisik, penghargaan, pelayanan, serta waktu yang berkualitas sehingga anak akan mencapai potensi terbaiknya. “Seperti bintang, mereka mempunyai waktu masing-masing untuk beredar dan terlihat. Anak-anak kita adalah bintang. Pada akhirnya mereka akan bersinar, tinggal menunggu waktunya”, pungkas Jafar dalam sesi pembinaan.
Setelah pembinaan usai, agenda selanjutnya adalah malam keakraban yang diisi dengan game seru yang membuat suasana mencair dan penuh canda tawa. Malam keakraban yang bertabur kado itu dipandu oleh Dwi Agus Wajid, S.Pd dan Zulianah berhasil mengocok perut semua peserta. Malam keakraban ditutup dengan bakaran ikan dan jagung.
Esok pagi, runtutan acara masih panjang diantaranya senam bersama, fun game, dan wisata air panas. Menurut jadwal kegiatan, rombongan akan meninggalkan Mojokerto usai menunaikan salat jumat. Sesuai harapan kepala madrasah, acara ini diharapkan bisa mengisi liburan dengan banyak hal positif sehingga keluarga besar MTs Mutif bisa menyambut tahun pelajaran 2025-2026 dengan optimisme.
Penulis: Firoh Vio, Editor: Ma’in
