Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

GERCEP TB UMLA Edukasi Ibu-Ibu tentang Pencegahan TB pada Anak

MuhammadiyahLamongan.com – Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) melalui Gerakan Cepat Tanggap Tuberkulosis (GERCEP TB) menggelar edukasi tentang pencegahan tuberkulosis (TB) pada anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema “Upaya Menurunkan Kejadian TB pada Anak” tersebut berlangsung di TK ABA 04 Pondok Modern Paciran, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB itu diikuti 46 peserta. Edukasi difokuskan pada peningkatan pengetahuan mengenai TB pada anak, mulai dari pengenalan penyakit, cara penularan, tanda dan gejala, hingga langkah pencegahan serta pentingnya deteksi dini.

Materi disampaikan oleh Isni Lailatul Maghfiroh, S.Kep., Ns., M.Kep. Penyampaian materi tidak hanya berisi informasi mengenai TB, tetapi juga mengajak peserta memahami persoalan kesehatan yang dapat dijumpai dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam menjaga kesehatan anak dan lingkungan keluarga.

Antusiasme peserta terlihat saat sesi diskusi dan tanya jawab. Para ibu aktif menyampaikan pertanyaan dan menanggapi materi yang diberikan. Diskusi berlangsung dinamis sehingga peserta dapat memperjelas berbagai informasi mengenai TB pada anak.

Pemateri memberikan penjelasan atas pertanyaan peserta dan mengaitkannya dengan kondisi yang mungkin dijumpai di lingkungan keluarga. Dengan demikian, edukasi tidak berlangsung satu arah, tetapi menjadi ruang interaksi untuk meningkatkan pemahaman peserta.

Pre-Test dan Post-Test Mengukur Pemahaman Peserta

Sebagai bagian dari evaluasi, tim pelaksana memberikan pre-test dan post-test kepada peserta. Sebanyak 46 peserta mengikuti pre-test sebelum penyuluhan, sedangkan 46 peserta mengikuti post-test setelah materi disampaikan.

Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan. Melalui penyuluhan, diskusi, dan evaluasi, peserta memperoleh pengetahuan mengenai pengenalan TB, cara penularan, tanda dan gejala, pencegahan, serta pentingnya deteksi dini TB pada anak.

Kegiatan GERCEP TB diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan. Peserta juga diharapkan semakin peka terhadap kondisi kesehatan anak dan mampu menerapkan langkah-langkah pencegahan TB dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan tersebut, UMLA turut menghadirkan edukasi kesehatan yang dekat dengan masyarakat. GERCEP TB menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam memperkuat literasi kesehatan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pencegahan TB pada anak.

Salah satu mahasiswa S-1 Keperawatan UMLA yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Imelda, mengatakan GERCEP TB memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan TB pada anak.

“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya belajar tentang tuberkulosis, tetapi juga belajar bagaimana menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat dengan bahasa yang mudah dipahami. Interaksi dengan ibu-ibu peserta juga memberikan pengalaman bagi kami untuk memahami berbagai pertanyaan dan kekhawatiran yang muncul terkait kesehatan anak,” ujarnya.

Menurut Imelda, kegiatan edukasi seperti GERCEP TB menjadi bagian penting dalam pembelajaran mahasiswa keperawatan. Selain memahami materi secara akademik, mahasiswa dituntut mampu berkomunikasi dengan masyarakat, menyampaikan informasi kesehatan secara tepat, serta mendorong kesadaran mengenai pentingnya pencegahan dan deteksi dini TB pada anak. (*)

Penulis : Moch. Reifan Eka Syahreza | Editor : Fathan Faris Saputro

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Pourquoi choisir Betify Casino ?

Read next
0
Share