Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Inilah Spirit Muhammadiyah Setelah Muktamar

MuhammadiyahLamongan.Com-Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48, resmi ditutup oleh Wakil Presiden (Wapres) Prof Dr KH Ma’ruf Amin di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Ahad (20/11/2022).

Dalam sambutannya di penutupan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48, Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr Haedar Nashir MSi mengatakan, Keputusan penting telah disampaikan dan itu mengikat kita, baik Muhammadiyah ataupun Aisyiyah untuk melaksanakan amanah yang tidak ringan. “Tapi kami percaya bahwa kita punya daya hidup,” ujarnya.

Tapi, kata Haedar Nashir, kami percaya Spirit untuk Memajukan Indonesia dan Mencerahkan Semesta yang menjadi tema Muktamar Muhammadiyah ke 48 dan Perempuan Berkemajuan Mencerahkan Peradaban Bangsa dalam tema muktamar Aisyiyah ke 48 ini, tidak hanya tertoreh sebagai tema.

“Tetapi melekat dalam jiwa alam pikiran dan orientasi tindakan pergerakan kita di Muhammadiyah,” tutur kata Ketua 1 PP IPM periode 1983- 1986 ini.

Kemudian Pak Haedar-sapaan akrabnya- mengutip perkataan Presiden Republik Indonesia pertama. Bung Karno pernah mengatakan, “Makin lamah saya, makin cinta Muhammadiyah”.

Pak Harto dalam Muktamar Muhammadiyah ke 37 tahun lalu di Surakarta, juga mengatakan “Siapa tak kenal Muhammadiyah”.

Begitu juga Pak Jokowi dalam Milad Muhammadiyah menyampaikan “Muhammadiyah tidak kenal lelah membangun, berkiprah untuk bangsa dan berkontribusi untuk negeri”.

Dan pak Ma’ruf Amin ketika kami beraudiensi, menyampaikan “Muhammadiyah memiliki segala instrumen dan perlengkapan untuk memajukan bangsa dan mencerahkan semesta.

“Itulah Sepirit Muhammadiyah yang kita bawah pulang di Muktamar ini” kata Sekretaris PP Muhammadiyah periode 2000- 2005 pada sambutan penutupan Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah ke-48.

Penulis: Alfain Jalaluddin Ramadlan

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Jadi Penggembira Muktamar, Gowes Dari Lamongan ke Solo

Next Post

Muhammadiyah Akan Selalu Membersamai Umat, Bangsa dan Kemanusiaan Semesta

Read next
0
Share