Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Jumpa PRM Warmon Kokoda Papua: Hangatkan Diskusi Spirit Motivasi Gerakan Organisasi

MuhammadiyahLamongan.com- Para finalis Cabang Ranting Masjid (CRM) Award VI dari PCM Brondong dan PRM Sendangharjo Brondong merasa bersyukur bisa berjumpa dan berdiskusi dengan finalis dari PRM Warmon Kokoda, di ruang tunggu Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin pada Selasa (12/11/2025).

Sambil menunggu dari para finalis lainnya, Bapak Jumansyah, S.Pd.I selaku panitia beliau menghimbau kepada para finalis untuk menunggu di ruang tunggu Bandara, sambil menunggu para finalis lainnya. Hingga pukul 12.15 WITA, para rombongan finalis memasuki mobil jemput dari panitia.

Pada saat menunggu para finalis tiba di Bandara Syamsuddin Noor, para finalis dari PCM Brondong dan PRM Sendangharjo Brondong dapat berjumpa dan berbincang hangat dengan salah satu finalis yakni PRM Warmon Kokoda Cabang Mayamok Daerah Sorong Papua Barat Daya.

Menurut Syamsuddin Namugur selaku Ketua dan Suryanto selaku Bendahara PRM Warmon Kokoda, bahwa persyarikatan yang dipimpinnya sekarang lahir dan resmi berdiri sejak tahun 2014, yang dikukuhkan dan diresmikan oleh Drs. Dahlan Rais, M.Hum PP Muhammadiyah.

Syamsuddin Namugur juga menjelaskan bahwa PRM Warmon Kokoda 100 persen menjadi warga Muhammadiyah, yang terdiri dari 230 Kepala Keluarga (KK) dan ada 1000 lebih warga. Atas prestasi ini, pada tahun 2019 Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si mengukuhkan dan mengapresiasinya.

Kegiatan selama ini yang dilakukan PRM Warmon Kokoda adalah pengajian keIslaman setiap bulan sekali di Masjid Bilal bin Rabah dan kegiatan pendidikan belajar membaca Alquran oleh anak-anak dan remaja.

Syamsuddin Namugur dan Suryanto sampai ke Banjarmasin transit terlebih dahulu di Makasar dan Jakarta, dengan menghabiskan dana sebesar 3 juta lima ratus ribu rupiah per-orang untuk biaya tiket pesawat. Karena datang menghadiri CRM Award VI hadir berdua, maka membutuhkan biaya 7 juta rupiah.

Saat diwawancara oleh editor Muhammadiyah Lamongan.com, Ma’in tentang dasar mendirikan Muhammadiyah, Syamsuddin menjawab, bahwa karena dasar agama dan pendidikan. Dimana Muhammadiyah dianggapnya sukses melakukan dakwah Islam dan maju dalam dunia pendidikan.

Atas dasar agama dakwah Islam dan pendidikan inilah, sehingga di Warmon Kokoda mayoritas memeluk agama Islam dan menjadi warga persyarikatan Muhammadiyah.

Ketua PCM Brondong, Drs. Mat Iskam sangat kagum dan bangga akan ghiroh teman-teman dalam memperjuangkan agama Islam dan pergerakan persyarikatan Muhammadiyah di Warmon Kokoda, menjadi spirit bagi Muhammadiyah Brondong untuk terus berkarya positif bagi keagungan syiar agama Islam dan gerakan persyarikatan di Kecamatan Brondong yang lebih baik lagi di masa mendatang.

Penulis: Ma’in, Editor: Lim

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Dua Mahasiswa UMLA Jalani KKN Internasional: Wujud Nyata Global University

Next Post

Dahlan Rais Berikan Tips Muhammadiyah Hingga Berusia 113 Tahun

Read next
0
Share