Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

MI MULA Gelar Parenting Wali Murid untuk Pendidikan Siswa Hebat Bermartabat

MuhammadiyahLamongan.com– Suasana Aula MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA) mendadak hangat dan penuh haru. Usai sukses mengawali tahun ajaran baru 2026/2027 dengan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA), madrasah ini langsung tancap gas menggelar agenda strategis: Sosialisasi Program Madrasah, Sosialisasi Kesehatan Digital Anak, dan Parenting Orang Tua Siswa. Acara berlangsung di Aula Madrasah, Sabtu (18/6/2026).

Bukan sekadar pertemuan formal, acara yang dihadiri oleh wali murid kelas 1 hingga 6, dewan guru, serta mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) ini menjadi momentum refleksi mendalam tentang arti sebuah titipan.

Menembus Batas, Merawat Tradisi Islam

Kepala MI MULA, Ma’in, S.HI., dengan penuh optimisme memaparkan visi besar madrasah untuk setahun ke depan. MI MULA membuktikan diri sebagai lembaga pendidikan yang siap mengantarkan siswanya bersaing di kancah global tanpa kehilangan jati diri Islami. Salah satu terobosan besarnya adalah kolaborasi bersama Marshal Cavendish Education (MCE) Singapura untuk bimbingan Bahasa Inggris siswa. Langkah ini diambil agar para siswa siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompetitif.

Namun, kemampuan duniawi saja tidak cukup. Untuk menyeimbangkan karakter spiritual anak, MI MULA telah merancang serangkaian program pembiasaan yang sarat nilai kehidupan, di antaranya: Pesantren Sabtu Malam Ahad (PSMA), Seni bela diri Tapak Suci & Kepanduan Hizbul Wathan, Tahfidz dan Qiroah, Penguatan literasi (membaca, menulis, berhitung) & bimbingan olimpiade, Ekstrakurikuler seni musik drumband Surya Nada Mula.

“Semua program tersebut dirancang untuk menyalakan potensi terbaik di dalam diri setiap anak,” ujar Ma’in.

Anak Adalah Amanah Langit, Bukan Beban

Suasana aula semakin hidup saat Ibu Ni’ayah, S.Ag., Kepala MI Muhammadiyah 16 Paciran, tampil sebagai pemateri parenting. Mengangkat tema “Penguatan Sinergi Madrasah dan Orang Tua dalam Mendidik Siswa Bermartabat dan Hebat”, ia berhasil mencairkan suasana lewat senyuman hangat, ajakan bernyanyi, dan yel-yel bersama. Namun, suasana seketika berubah syahdu saat Ibu Ni’ayah mengingatkan hakikat terdalam dari seorang anak.

“Setiap anak yang dilahirkan ke dunia adalah bagian dari amanah langit. Mereka bukan beban, melainkan titipan suci yang kelak pertanggungjawabannya akan ditanyakan kembali kepada kita,” ucapnya dengan lembut namun menyentuh hati.

Ia menekankan bahwa madrasah tidak akan pernah bisa berjalan sendiri. Pendidikan yang sukses adalah sebuah kolaborasi hati antara guru di sekolah dan orang tua di rumah. Dari sinergi inilah, lahir anak-anak yang tidak hanya cerdas otaknya, tetapi juga saleh, salehah, dan mulia akhlaknya.

Langkah Nyata Membangun Jembatan Komunikasi

Bagaimana mewujudkan sinergi itu? Ibu Ni’ayah menguraikan langkah-langkah sederhana namun berdampak besar yang bisa dilakukan orang tua:

Pertama: Hadir dan Terlibat Aktif: Rajin menghadiri pertemuan wali murid dan menjadi penyokong utama setiap program kebaikan yang dicanangkan madrasah.

Kedua: Komunikasi yang Santun: Menjalin silaturahmi yang baik dengan bapak/ibu guru, baik secara langsung maupun lewat media digital.

Ketiga: Mensyiarkan Kebaikan: Ikut membagikan kegiatan positif madrasah di media sosial masing-masing sebagai bentuk kebanggaan dan syiar Islam.

Sebagai penutup yang indah, Ibu Ni’ayah membagikan “kunci sukses” dalam mendidik buah hati, yaitu perpaduan antara doa dan usaha yang tak putus, menjadi teladan nyata, memberikan perhatian serta pengawasan tulus, dan mendidik dengan dasar cinta—selaras dengan program Panca Cinta Kementerian Agama.

Pertemuan hari itu berakhir, namun semangat yang tertanam di hati para orang tua dan guru justru baru saja dimulai. Di bawah langit Labuhan, MI MULA dan para orang tua telah berjanji bersama: siap melangkah beriringan demi mengantar anak-anak mereka menjadi generasi yang hebat di dunia dan selamat di akhirat.

Penulis: Marmulik Hidayah, S.Pd, Editor: Ma’in

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Sentuhan Hangat Mahasiswa KKN UMLA di MI MULA: Menavigasi Masa Depan Anak di Era Digital

Read next
0
Share