MuhammadiyahLamongan.com – Acara Musyawarah Cabang (Musycab) ke-8 Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sukodadi yang diselenggarakan di Perguruan Muhammadiyah Menongo, Ahad (25/6/2023). Penampilan menarik terjadi ketika siswi kelas 2 dari MI Muhammadiyah 2 Menongo, memukau hadirin dengan tarian zapin yang mempesona.
Tarian zapin yang dipentaskan oleh siswi-siswi dari MI Muhammadiyah 2 Menongo mendapat pujian dari semua yang hadir. Bu Evi, seorang guru di MI Muhammadiyah 2 Menongo, mengungkapkan bahwa para siswi telah berlatih dengan tekun selama 10 hari untuk mempersiapkan penampilan mereka.
Dalam penampilan tersebut, gerakan tarian zapin yang dilakukan oleh para siswi terlihat sangat kompak dan serasi. Mereka membawakan gerakan-gerakan yang rancak dan gemulai dengan sempurna, selaras dengan musik zapin Melayu yang mengalun merdu di latar belakang.
Bu Evi juga mengungkapkan kebanggaannya atas kepiawaian para siswi tidak hanya dalam menari, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari mereka di kelas. Ia menyatakan bahwa kejujuran adalah nilai yang ingin dijunjung tinggi oleh anak-anak. Penampilan tari zapin yang mereka bawakan juga mengandung makna tersebut.
Tarian zapin merupakan warisan budaya yang kaya, dan melalui penampilan mereka, para siswi MI Muhammadiyah 2 Menongo berhasil menyampaikan pesan tentang pentingnya hidup dengan kejujuran. Bu Evi berharap bahwa anak-anak akan selalu mengembangkan sikap jujur ini dalam kehidupan mereka ke depan.
Acara Pra-acara Musycab ke-8 Sukodadi memang diramaikan dengan berbagai penampilan menarik, tetapi penampilan tarian zapin dari siswi-siswi MI Muhammadiyah 2 Menongo berhasil mencuri perhatian dan memberikan pesan yang mendalam. “Semoga kepiawaian dan semangat juang para siswi ini terus berkembang dan memberikan inspirasi bagi generasi muda lainnya,” pungkasnya. (*)
Reporter Syafna Cahaya Arfina. Editor Fathan Faris Saputro.