MuhammadiyahLamongan.com – Musyawarah Cabang (Musycab) Muhammadiyah ke-13 dan ‘Aisyiyah ke-8 Babat, yang merupakan acara penting dalam organisasi Muhammadiyah, menggunakan sistem electronic voting (e-voting) untuk menentukan Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan ‘Aisyiyah (PCA) Babat masa jabatan 2022-2027. Acara Musycab ini diadakan di SMK Muhammadiyah 5 Babat pada hari Sabtu, (8/7/2023).
Dalam upaya memodernisasi proses pemilihan, panitia pelaksana bekerja sama dengan Tim IT SMK Muhammadiyah 5 Babat (Muhlibat) mengembangkan sistem e-voting. Sistem ini memungkinkan pemilih menggunakan perangkat elektronik untuk memilih calon Ketua PCM dan PCA Babat. Penggunaan e-voting bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat proses pemilihan, serta mengurangi potensi penipuan dan kesalahan pengolahan data.
Zamroni Masjid Zunaidi, A.md, S.Pd, S.Kom, selaku Kaprodi TKJ dan Ketua Tim IT SMK Muhammadiyah 5 Babat, menjelaskan bahwa sistem e-voting ini menggunakan program lokal yang sebelumnya telah digunakan pada acara Musycab Muhammadiyah ke-12 dan ‘Aisyiyah ke-7 pada tahun 2015. Acara tersebut juga dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 5 Babat. Hal ini menunjukkan kehandalan sistem e-voting yang telah teruji.
Proses keamanan sistem e-voting telah diuji coba sebelum digunakan pada hari pemilihan. “Persiapan sistem hanya membutuhkan waktu 3 hari sebelum acara Musycab dilaksanakan,” jelas Zamroni.
Setiap peserta melakukan pemindaian barcode yang terdapat pada kartu identitas peserta. Setelah pemindaian, halaman pemilihan akan muncul di layar monitor yang berisi nomor, foto, dan nama calon anggota PCM dan PCA. Hasil pemilihan peserta akan langsung terunggah ke server.
Zamroni menjelaskan bahwa terdapat 4 bilik atau monitor yang dapat digunakan oleh 230 peserta. Estimasinya, proses pemilihan akan memakan waktu kurang lebih 2 jam, dan hasil pemilihan Ketua Cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah akan diketahui secara real-time.
Dengan implementasi e-voting, Musycab Muhammadiyah ke-13 dan ‘Aisyiyah ke-8 Babat diharapkan dapat menjadi acara yang lebih efisien dan transparan. Selain itu, penggunaan teknologi ini juga mencerminkan kemajuan Muhammadiyah dalam mengadopsi inovasi digital untuk memajukan organisasi mereka. (*)
Reporter Hani Azzuri Maharani. Editor Fathan Faris Saputro.